Band Seventeen Berduka, Is Pusakata Panjatkan Doa di Panggung Bigbang

Dunia musik tanah air tengah berduka. Tiga orang personel band Seventeen turut menjadi korban pada saat bencana tsunami melanda Selat Sunda. Bencana yang merenggut ratusan nyawa itu membuat para musisi pun tidak bisa terlalu riang gembira saat mengisi acara.

Is Pusakata misalnya. Ketika hadir di panggung event tahunan BigBang pada Selasa malam (25/12), dia mengajak pada penonton untuk mengheningkan cipta sembari berdoa. Mengheningkan cipta itu sebagai bentuk rasa berduka dan belasungkawa masyarakat pencinta musik tanah air terhadap korban-korban atas bencana tsunami tersebut.

Apalagi bencana yang dipicu longsor Gunung Anak Krakatau itu merenggut nyawa 400 lebih jiwa. Dari sekian korban jiwa tersebut terdapat tiga orang personel band Seventeen. “Kepergian” tiga orang personel tersebut membuat band asal Jogjakarta itu sangat berduka IDN Poker.

“Saya ingin teman-teman tetap mengingat baru saja ada bencana di Pandeglang, Banten. Ada rekan band juga yang menjadi korban (Seventeen), mari kita silent momen untuk mereka sejenak, berdoa mulai,” ajak Is malam itu.

Selepas berdoa, Is yang memakai baju kotak-kotak dan rambut diikat itu lantas menghibur warga Jakarta. Apalagi di BigBang adalah acara yang pernah diikuti pada tahun lalu.

“Tepat 1 tahun lalu saya di sini. Tahun ini juga semoga BigBang memberikan yang terbaik buat semua,” ungkap pria yang tengah mengalungkan gitarnya tersebut.

Ketika menyanyikan lagu pertamanya, mantan vokalis Payung Teduh tersebut mendapat respons yang sangat antusias dari penonton.