Cerita Seram Ciccio Manassero Saat Syuting Film Dreadout

JawaPos.com – Film Adaptasi game survival horor, DreadOut diangkat ke layar lebar. Tokoh-tokoh ikonik dalam game seperti Bu Siska dan Pocong Celurit pun tak ditinggalkan dalam ini.

Ciccio Manassero yang terlibat dalam film sebagai salah satu siswa SMA yang melakukan survival pun menceritakan pengalamannya di film horor pertama. Meski bukan seorang penakut, Ciccio tetap merasa seramĀ akan pengalamannya itu.

“Kalau kejadian di lokasi syuting bukan aku yang ngerasain tapi kru yang ngasih tau kita ada kejadian itu. Jadi, suatu hari kita foto bareng semua kru, kan ada yang jadi pocong ya. Terus pocong yang tadinya cuma 10 atau 11 gitu malah jadi lebih satu atau dua. Itu yang seram,” tutur Cicio saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (30/11).

Selain itu, pengalaman horor yang dia rasakan sendiri adalah saat syuting di daerah Bogor. Saat itu hari bahkan belum gelap. Dia bertemu seorang ibu dan anak yang diduga sesungguhnya makhluk tak kasat mata.

“Kalau yang lain nggak banyak yang horor juga. Kalau aku pribadi ada waktu sama Irsyad ya. Jadi, lokasi syuting kayak di gunung. Kita ada di basecamp, aku mau jalan ke lokasi syuting, ada tenda kang Ade art chief kita, pas aku jalan sama Irsyad ada ibu dan anak-anak di pinggir tenda. Kirain ya, keluarga kang Ade. Kita ngobrol gitu, terus si ibu manggut-manggut aja,” ujar Cicio.

Saat itu Cicio dan Irsyad mengaku tidak curiga sedikit pun. Namun, saat bertemu kang Ade dan menanyakan ibu dan anak di tendanya, barulah bulu kuduk mereka meremang. Pasalnya, Kang Ade ternyata tidak bawa keluarga ke lokasi syuting.

“Terus kita tanya kang Ade ‘Ajak anak dan istrinya ya?’ Terus kang Ade bilang kalau dia nggak bawa keluarga dan kang Ade jadi takut nggak mau ke tenda itu,” tukasnya.

(yln/JPC)