Apakah Kalian Sanggup Memenuhi Harapan sang Ratu JKT48?

JawaPos.com – Tahun ini menjadi istimewa bagi JKT48. Pengumuman project ReBoost yang diawali dengan pengumuman “bubarnya” JKT48 menjadi cambuk untuk seluruh penggemar. Kata “bubar” yang sempat disuarakan oleh Melody selaku general manager JKT48 menjadi peringatan bahwa popularitas grup idola itu sedang berada di titik nadir.

Melambatnya pertumbuhan fans baru dan semakin banyaknya fans lama yang pensiun menjadi pertanda bahwa JKT48 sudah tidak semenarik dahulu. Semangat Reboost juga menjadi tema utama dalam Pemilu ala JKT48 yang dalam Bahasa Jepang disebut Senbatsu Sousenkyo.

Semangat Reboost ditandai dengan perpindahan lokasi pengumuman pemilu untuk single ke-20 JKT48 ke luar Jakarta. Yakni, Jogjakarta. Awalnya banyak fans yang khawatir, acara penting seperti Senbatsu Sousenkyo tidak akan dihadiri banyak penonton karena di luar Jakarta.

Apakah Kalian Sanggup Memenuhi Harapan sang Ratu JKT48?Suasana saat JKT48 menggelar pertunjukan pre event pengumuman hasil Pemilu ala JKT48 di Sleman City Hall, Sabtu 17 November (Bawono Rizki Putra)

Namun, manajemen tidak begitu saja menunjuk Jogjakarta sebagai lokasi pemilu. Selain telah membuka masukan dari penggemar, sirkus JKT48 tahap 1 di Jogjakarta juga sukses digelar. Terlihat dari meriahnya sambutan para penggemar yang datang kala itu.

Di sisi lain, Jogjakarta justru memberikan angin segar bagi fans di luar Jakarta. Terutama yang berada di Pulau Jawa. Lokasi Jogjakarta yang berada di bagian tengah pulau membuatnya lebih mudah dijangkau penggemar. Keberanian manajemen membuat hajatan besar di luar Jakarta menunjukkan perhatiannya untuk fans luar Jakarta.

Momen yang bisa jadi ditunggu-tunggu fans setelah gagal diselesaikannya dengan baik show Mengarungi Samudera Nusantara Mengetuk Pintu Hatimu pada 2014 – 2015. Menggandeng PT. Kereta Api Indonesia (KAI) sebagai rekan perjalanan resmi menjadi salah satu cara untuk memasarkan kembali JKT48.

Sebab, kereta menjadi moda transportasi yang sangat populer untuk berbagai kalangan masyarakat. JKT48 bahkan melakukan flash dance begitu tiba di Stasiun Jogjakarta. Penampilan ini seakan menjadi pemberitahuan bahwa JKT48 masih ada dan masih sangat mampu menghibur masyarakat luas.

Kekhawatiran bahwa pengumuman Pemilu ala JKT48 bakal sepi juga pupus pada Sabtu 17 November. Lokasi pengumuman yakni Sleman City Hall dipenuhi banyak fans. Tidak hanya yang berasal dari Joglosemar (Jogja, Solo, dan Semarang) yang dekat. Tetapi juga fans dari Jakarta turut memeriahkan acara.

Saat acara tiba, Sleman City Hall terlihat belum selesai digarap. Masih banyak pekerjaan yang belum selesai. Belum ada toko yang buka. Hanya ada kios makanan kecil yang menjual berbagai macam makanan ringan. Pusat kegiatan sendiri dilakukan di Ballroom yang terletak di lantai 4 Sleman City Hall.  

Pre-Event Concert

Sebelum pengumuman hasil pemilu, digelar konser yang menampilkan seluruh member JKT48. Di acara ini pula, kali pertama member generasi 7 tampil dengan seragam JKT48. Konser ini menampilkan ketiga tim JKT48, yaitu tim J, KIII, T, sekaligus member academy.

Di segmen akhir, JKT48 membawakan lagu-lagu hasil Pemilu ala JKT48 sebelumnya. Termasuk, tim undergirls yang dalam pemilu mendapat urutan 17-32.

Main Event: Undergirls

Pengumuman pemilu dibagi menjadi 2 sesi. Pertama, pengumuman utnuk member undergirls. Setelah itu, pengumuman member senbatsu, atau yang mendapat peringkat 16-1. Kejutan pada pengumuman member undergirls muncul ketika 3 dari 4 member JKT48 Acoustic masuk dalam jajaran undergirls,

Sebelumnya, beberapa dari mereka kesulitan menembus 32 besar. Suksenya JKT48 Acoustic serta rilisnya single original berjudul Lantang tampaknya memberi pengaruh besar pada mereka.

Kejutan terbesar muncul ketika nama Kapten JKT48 Shania Junianatha disebut berada di urutan ke-25. Kejutan bukan hanya karena Shania adalah member langganan senbatsu yang punya banyak pendukung. Tetapi, pidatonya yang membuat seluruh penonton terkejut dan bersedih.

Pidato Shania diawali dengan cerita tentang dirinya yang merupakan salah satu member termuda saat baru bergabung 7 tahun yang lalu. Ucapannya diiringi dengan suara yang terbata-bata karena menahan tangis. Kisah itu diakhiri dengan ucapan yang membuat para penggemar terkejut. ’’Kado terindah buat kalian di Sousenkyo terakhir aku,” ujarnya.

Saat itulah seluruh ballroom ramai karena teriakan penonton. Tidak lama berselang Shania melanjutkan pidatonya dengan mengucap kelulusan. “Saya, Shania Junianatha dari JKT48 tim J mengumumkan untuk lulus dari JKT48,” katanya.

Ketika itu juga teman-teman sesama member JKT48 langsung menghampiri dan memeluk Shania. Terlihat kesedihan yang mendalam dari wajah Saktia yang merupakan sahabat Shania di tim J. Ada pesan mendalam yang disampaikan oleh Shania di pidatonya, yaitu tantangan kepada adik-adiknya di JKT48 untuk membangun JKT48 dari 0 lagi.

Sebuah pesan yang mendalam, karena dari kalimat tersebut jelas sekali bahwa Shania sadar popularitas JKT48 saat ini sedang menurun. Shania, sebagai salah satu pionir tidak ingin JKT48 hilang begitu saja. Dia ingin JKT48 sekali lagi bangkit untuk menjadi inspirasi bagi orang-orang di seluruh Indonesia. Beban itulah yang akan berada di pundak member generasi baru.

“Sampai hari itu tiba, aku ingin menjadi idola sekali lagi untuk kalian,’’ tutup Shania.

Suasana ballroom sempat senyap sesaat karena kesedihan yang masih tersisa karena pengumuman kelulusan Shania. Setelah itu, atmosfer ketegangan kembali muncul. Terutama, saat pengumuman mendekati 20 besar. Itulah momen penentuan, apakah member yang belum disebut namanya akan masuk dalam kategori senbatsu atau undergirls.

Suasana kembali ramai ketika nama Eve disebut di urutan ke-19. Eve merupakan mantan member tim T yang baru saja mengalami demosi ke academy. Ternyata, masalah yang menghampirinya justru membuat perolehan suaranya meningkat. Masuknya Eve di jajaran undergirls, membuatnya menjadi member academy pertama yang masuk 32 besar.

Pengumuman member undergirls diakhiri dengan disebutnya nama Vanka di urutan ke-17. Itu membuat Vanka menjadi center undergirls. Vanka yang merupakan member senior di tim T merasa bahwa menjadi center undergirls lebih baik daripada berada di baris belakang namun masuk senbatsu.

Main Event: Senbatsu

Pengumuman senbatsu diawali dengan sebuah kejutan lagi. Yaitu masuknya Aby ke dalam jajaran senbatsu. Aby adalah satu-satunya member generasi 5 yang masih berada di JKT48 academy. Rekan-rekannya seperti Diani dan Julie sudah terlebih dahulu naik ke tim. Rupanya hal tersebut memotivasi penggemarnya untuk membantu Aby masuk ke dalam jajaran senbatsu.

Sama dengan pengumuman undergirls, pengumuman senbatsu kembali memanas ketika memasuki 5 besar. Mengenai siapa saja kandidatnya sudah tidak perlu dipertanyakan. Namun bagaimana urutannya yang membuat penggemar penasaran. Satu per satu member 5 besar disebutkan. Mulai dari Aya di peringkat 5, Feni di posisi 4, dan Sinka di nomor 3.

Tibalah acara di puncak. Yaitu pengumuman 2 besar. Pilihan yang tersisa hanya Shani Indira Natio dari Tim KIII dan Cindy Yuvia (Yupi) wakil dari Tim J. Mereka berdua juga yang mendominasi pengumuman tahap 2. Shani selaku tuan rumah sangat berharap bisa mempertahankan mahkota ratu idolanya.

Sedangkan Yupi yang menjadi pesaing beratnya juga berharap bisa merebut takhta ratu idola. Selisih suara di tahap 2 yang hanya 1 suara membuat suasana ballroom semakin tegang, apa pun dapat terjadi di tahap ini. Saat Jeremy Teti selaku pembawa acara hendak menyebut nama pemenang posisi 2, ballroom seakan terbagi menjadi 2 kubu.

Suasana tegang langsung pecah begitu nama Shani Indira Natio disebut. Raung kecewa terdengar dari kubu simpatisan #Shani2Periode, dan sorak bahagia jelas terdengar dari tim #2019GantiCenter yang merupakan pendukung Yupi. Tidak sedikit penonton yang sampai melompat dari kursinya karena euforia yang luar biasa.

Hal lain yang menarik dari pengumuman 2 besar ini adalah pidato dari Yupi selaku pemenang pemilu 2018. Yupi kembali menampar penggemar JKT48 dengan kenyataan bahwa popularitas JKT48 sudah menurun, tidak seperti di awal kemunculan mereka.

Banyak fans lama yang pergi, namun fans baru yang datang tidak banyak. Yupi mengajak fans untuk mengingat momen-momen kebersamaan yang muncul selama fans mendukung idolanya. Sebab, memang banyak fans yang baru bertemu dan berteman ketika mereka mendukung JKT48.

Momen kebersamaan itu yang diharapkan dapat dirajut kembali oleh fans lama dan dapat dirasakan oleh fans baru.

Yupi sang ratu idola baru

Ratu idola baru telah terpilih untuk menggantikan Shani sebagai pemenang Pemilu ala JKT48 edisi 2017. Mengiringi era baru JKT48 yang ingin kembali menjadi idola semua masyarakat. Sang ratu sudah mengeluarkan mandat kepada para penggemar JKT48 agar kembali memberikan dukungan dan membangun kembali kejayaan dari awal.

Wahai kesatria, apakah kalian sanggup memenuhi harapan sang ratu?

(*) Penulis adalah pembaca JawaPos.com yang berhasil lolos dari seleksi kuis Jadi Saksi Pemilu JKT48 Bareng JawaPos.com. Apa yang ditulis berasal dari ide dan kreativitas penulis.

(dim/JPC)