&ME, Album Terima Kasih GOT7 Kepada Ahgase

JawaPos.com – Tak harus menunggu lama sejak merilis album Present: You, GOT7 akan segera mengeluarkan album repackage-nya, Senin (3/12) pada pukul 18.00 waktu Korea yang bertajuk <Present: YOU> &ME. Album ini berisikan lagu-lagu yang didekasikan GOT7 kepada Ahgase (sebutan penggemar GOT7) di seluruh dunia untuk menyampaikan rasa terima kasih mereka.

Rasa terima kasih yang ingin disampaikan GOT7 lewat album tersebut karena ketujuh membernya, JB, Mark, Jackson, Jinyoung, Youngjae, Bambam, dan Yugyeom mendapatkan keajaiban yang tak terhingga dari para penggemarnya itu.

Dilansir dari JTBC Plus V Today, ada 28 lagu yang terdapat dalam album tersebut yang dibagi menjadi dua keping CD. Di dalam CD 1, selain lagu utama berjudul Miracle, terdapat pula tiga lagu baru dan lagu solo para membernya, serta lagu unit yang dibentuk GOT7 saat tur dunia mereka Fly dan Eyes On You.

<Present: YOU> &ME, Album Terima Kasih GOT7 Kepada AhgaseGOT7 untuk album repackage <Present: YOU> &ME (JYP Entertainment)

Sementara itu di dalam CD 2 terdapat lagu utama dan seluruh lagu dari album volume ketiga serta seri lagu solo para member.

Melalui album baru ini, GOT7 juga berjanji untuk menutup tahun 2018 dengan sukses dan brilian sebagai perwakilan grup K-pop dan membalas cinta tanpa akhir bagi para penggemarnya.

Salah satu lagu baru yang terdapat dalam album itu adalah lagu berjudul Take Me To You. Lagu tersebut merupakan lagu balada pop yang membandingkan perasaan jatuh cinta sebagai seseorang yang tertawan di sebuah pulau terpencil.

Vokal yang menarik grup asuhan JYP Entertainment itu terdengar sangat selaras dengan suara gitar didalamnya yang akan mengingatkan siapapun pendengarnya pada lautan yang luas. Tidak hanya itu, lagu tersebut juga membuat pendengarnya tenggelam menyelami lirik demi lirik lagunya.

Lagu ini juga terasa sangat spesial karena CEO JYP Entertainment, Park Jin Young (JYP) berpartisipasi dalam pembuatan liriknya. Take Me To You menjadi lagu yang dijanjikan akan menjadi lagu yang mengandung emosi yang indah daftar poker.

Selain itu, lagu lainnya yang terdapat dalam album ini adalah I Can’t See. Lagu ber-genre hip hop dengan ritme bass 808 yang unik serta suara gitar elektronik yang mendominasi ini ditulis oleh JB, leader GOT7.

Sebelum dirilis, di hari yang sama, yakni pada pukul 17.00 waktu Korea, GOT7 akan melakukan siaran langsung tentang album terbarunya ini melalui V Live. Mereka akan merayakan perilisan albumnya dan berinteraksi dengan para penggemar yang telah menunggu comeback mereka lewat album repackage ini.

Adapun album Present: You yang yang dirilis pada September lalu sukses mendominasi tangga lagu domestik dan iTunes di 26 negara. Selain itu, album tersebut juga meraih sertifikasi Platinum dari Gaon Chart yang semakin membuktikan popularitas grup yang debut tahun 2014 itu.

(dmp/JPC)

Rizky Nazar Gugup Kembali Dipasangkan dengan Michelle Ziudith

JawaPos.com – Michelle Ziudith dan Rizky Nazar kembali dipasangkan di film terbarunya, Calon Bini. Berbeda dari film-film mereka sebelumnya yang romantis, kali ini keduanya ditantang untuk bermain drama bernuansa komedi.

“Di film Calon Bini, aku berperan sebagai Ningsih. Dia berasal dari desa ingin mengejar impiannya yang bermasalah dengan status keuangan, juga tidak ada dukungan dari keluarga tapi gimana caranya dia ingin mewujudkan keinginannya. Dengan mengambil apapun risiko untuk mengejar impiannya,” tutur Michelle Ziudith saat ditemui di CGV F(x) Sudirman, Kamis (13/12).

Sementara itu, lawan mainnya, Rizky Nazar berperan sebagai Satria. Kehidupannya bertolak belakang dengan Ningsih. Satria adalah anak orang kaya.

Official Teaser CALON BINI (2019) – Michelle Ziudith & Rizky Nazar (YouTube/Screenplay Films)

“Saya anak orang kaya yang kuliah di luar negeri sampai akhirnya ketemu Ningsih,” timpal Rizky.

Film Calon Bini pun menjadi ajang reuni keduanya setelah terakhir kali mereka dipasangkan dalam film I Love You From 38.000 ft di 2016. Rizky pun mengaku gugup harus berpasangan dengan Michelle setelah sekian lama.

“Lama nggak ketemu terus gugup lagi jadinya sampai take beberapa kali adegan, mungkin karena udah lama nggak ketemu,” tukas Rizky malu-malu.

Film ini menceritakan tentang Ningsih yang merantau kerja ke Jakarta. Tak memberitahukan pekerjaannya di Jakarta pada keluarga dikampungnya, keluarga pun terkejut saat tahu Ningsih tinggal di rumah besar dan mewah.

Di bawah arahan sutradara Asep Kusdinar ini menampilkan sederet bintang lain, di antaranya, Slamet Rahardjo, Niniek L Karim, Cut Mini, Butet Kertaradjasa, dan lainnya. Rencananya, film produksi Screenplay Films itu akan tayang di bioskop Februari 2019 mendatang.

(yln/JPC)

Ini Daftar Lengkap Pemenang Women in Film Korea Festival 2019

JawaPos.com – Women in Film Korea Festival 2019 resmi mengumumkan para pemenangnya pada Rabu (12/12) melalui acara penganugerahan yang digelar di CGV Cinelibrary di Seoul. Penghargaan utama anugerah tersebut jatuh kepada Kim Il Ran lewat filmnya The Remnants dan Two Doors, sedangkan aktris terbaik jatuh kepada Han Ji Min.

“Aku merasa tertekan dengan menerima penghargaan ini dan melakukan sambutan. Aku rasa (penghargaan) ini menyiratkan dukungan untuk waktu yang kujalani sebagai seorang wanita,” ujarnya seperti dilansir dari Soompi.

Sementara itu, Han Ji Min yang menerima penghargaan untuk kategori Best Actress mengaku telah banyak menangis karena menerima berbagai penghargaan tahun ini. Namun dengan penghargaan tersebut, ia berjanji tak akan menangis lagi.

“Terima kasih telah memberiku penghargaan yang sangat bermakna. Setelah main di Miss Baek dan berakting dalam waktu lama, aku hanya berpikir tentang keinginanku bekerja lebih baik lagi dan tulus menjalankannya,” katanya.

Berikut adalah daftar lengkap pemenang Women in Film Korea Festival 2019!

Woman in Film of the Year: Kim Il Ran (“The Remnants” and “Two Doors”)

Best Producer: Jae Jung Joo (“Last Child”)

Best Actress: Han Ji Min (“Miss Baek”)

Best New Actress: Kim Ga Hee (“Park Hwa-Young”)

Best Director: Lee Eon Hee (“The Accidental Detective 2: In Action”)

Best Screenplay: Jeon Go Woon (“Microhabitat”)

Best Documentary: Kim Bo Ram (“For Vagina’s Sake”)

Technical Award: Choi Eun Ah for sound engineering (“The Spy Gone North,” “Little Forest,” and “1987”)

Best Advertising and Marketing: AndCredit (“Dark Figure of Crime,” “The Spy Gone North,” and “1987”)

(dmp/JPC)

Obati Rasa Rindu Penggemar, A-pink Akan Rilis Album Baru Januari 2019

JawaPos.com – Girlgrup asuhan Plan A Entertainment, A-pink akan mengobati rasa rindu penggemarnya dengan merilis album baru di awal 2019 nanti.

Dilansir dari Kpop Herald, berdasarkan laporan dari sumber di agensi, grup yang beranggotakan Eunji, Chorong, Bomi, Naeun, Yookyung, dan Hayoung itu telah bekerja keras mempersiapkan album tersebut. Tidak hanya itu, mereka juga bersiap untuk konser yang akan segera digelar serta penampilan di acara-acara penganugerahan akhir tahun.

Kendati demikian, belum diketahui judul album baru A-pink tersebut, termasuk konsep yang diusung untuk comeback mereka kali ini. Namun lagu yang akan dijadikan lagu utama akan menunjukkan citra innocent serta daya tarik dari para member grup.

Pada 5 dan 6 Januari 2019 mendatang, A-pink juga akan menghibur para penggemarnya dengan melaksanakan konser tunggal. Konser bertajuk PINK COLLECTION: RED & WHITE 2019 tersebut akan digelar di SK Handball Stadium.

(dmp/JPC)

Rilis Album Baru, EXO Bakal Tampil Lagi di ‘Knowing Brothers’

JawaPos.comComeback untuk yang kedua kalinya melalui album repackage, EXO dikonfirmasi akan tampil dalam acara Ask Us Anything/Knowing Brothers yang tayang di JTBC.

Melansir Soompi, hal tersebut berdasarkan laporan dari OSEN yang menyebutkan bahwa EXO akan berpartisipasi syuting acara itu pada 13 Desember, bertepatan dengan perilisan album baru, Love Shot.

Apabila laporan tersebut benar adanya, maka penampilan EXO di Knowing Brothers kali ini menjadi yang pertama kalinya setelah lebih dari setahun tak muncul. Sebelumnya mereka tampil di acara yang dipandu Heechul Super Junior, Kang Ho Dong, dan beberapa selebriti lain ini pada Juli 2017 lalu.

Saat itu, mereka menunjukkan berbagai talenta dan chemistry yang menarik dengan para pembawa acaranya. Penampilan mereka di era Ko Ko Bop itu pun berhasil menghibur penggemarnya. Rencananya, tayangan Knowing Brothers dengan bintang tamu EXO ini akan ditayangkan pada 22 Desember mendatang.

Adapun EXO akan merilis album repackage-nya yang bertajuk Love Shot pada Kamis (13/12), pukul 18.00 waktu Korea. Mereka akan tampil mempromosikan lagu barunya di acara Music Bank, Jumat (14/12).

(dmp/JPC)

Kendrick Lamar Merajai Nominasi Grammy Awards 2019

JawaPos.com – Nominasi Grammy Awards ke-61 resmi diumumkan. Para nominator diumumkan oleh sejumlah musisi muda, seperti Alessia Cara, Shawn Mendes, Janelle Monae pada 7 Desember lalu.

Tahun ini, Cardi B dan Drake bersaing ketat dalam sejumlah kategori. Keduanya sama-sama memperebutkan kategori Biggest Honor Album of the Year atau Album Kehormatan. Keduanya, juga harus berhadapan dengan Kendrick Lamar, Post Malone, dan Janelle Monae, serta Taylor Swift dalam kategori tersebut.

Dilansir dari Aceshowbiz, persaingan antara Cardi B dan Drake berlanjut dalam kategori Record of the Year atau Rekaman tahun ini. Keduanya, juga akan mendapatkan lawan yang berat dari Childish Gambino dan kolaborasi antara Lady Gaga dan Bradley Cooper.

Zedd, Maren Morris, Grey – The Middle (Official Music Video) (YouTube/Zedd)

Sementara itu, di kategori Pendatang Baru Terbaik, Dua Lipa mendapat saingan yang berat, yakni Bebe Rexa, Luke Combs, dan Jorja Smith.

Tetapi, dari kesuluruhan nominasi, Kendrick Lamar memimpin dengan masuk dalam 8 kategori. Disusul dengan Drake yang masuk 7 kategori.

Penasaran siapa saja pemenangnya? Nantikan Grammy Awards ke-61 pada 10 Februari 2019, yang disiarkan langsung dari Staples Center di Los Angeles. Berikut sejumlah nominasinya.

Song of the Year:

·         Kendrick Lamar & SZA – All The Stars

·         Ella Mai – Boo’d Up

·         Drake – God’s Plan

·         Shawn Mendes – In My Blood

·         Brandi Carlile – The Joke

·         Zedd & Maren Morris – The Middle

·         Lady GaGa & Bradley Cooper – Shallow

·         Childish Gambino a.k.a. Donald Glover – This Is America

Record of the Year:

·         Cardi B – I Like It

·         Brandi Carlile – The Joke

·         Childish Gambino a.k.a. Donald Glover – This Is America

·         Kendrick Lamar & SZA – All The Stars

·         Post Malone & 21 Savage – Rockstar

·         Zedd & Maren Morris – The Middle

Album of the Year:

·         Gabriella Wilson a.k.a. H.E.R. – H.E.R.

·         Brandi Carlile – By the Way, I Forgive You

·         Drake – Scorpio

·         Various Artists – Black Panther: The Album

·         Kacey Musgraves – Golden Hour

·         Post Malone – Beerbongs & Bentleys

·         Cardi B – Invasion of Privacy

·         Janelle Monae – Dirty Computer

Best New Artist:

·         Chloe x Halle

·         Luke Combs

·         Greta Van Fleet

·         Gabriella Wilson a.k.a. H.E.R.

·         Dua Lipa

·         Margo Price

·         Bebe Rexha

·         Jorja Smith

Best Pop Solo Performance:

·         Beck – Colors

·         Camila Cabello – Havana (Live)

·         Ariana Grande – God Is a Woman

·         Lady GaGa – Joanne (Where Do You Think You’re Goin’?

·         Post Malone – Better Now

Best Pop Vocal Album:

·         Camila Cabello – Camila

·         Kelly Clarkson – Meaning of Life

·         Ariana Grande – Sweetener

·         Shawn Mendes – Shawn Mendes

·         Pink – Beautiful Trauma

·         Taylor Swift – Reputation

Best R&B Song:

·         Ella Mai – Boo’d Up

·         Miguel – Come Through and Chill [ft. J. Cole and Salaam Remi]

·         Childish Gambino a.k.a. Donald Glover – Feels Like Summer

·         Gabriella Wilson a.k.a. H.E.R. – Focus

·         Toni Braxton – Long As I Live

Best R&B Album:

·         Toni Braxton – Sex & Cigarettes

·         Leon Bridges – Good Thing

·         Lalah Hathaway – Honestly

·         Gabriella Wilson a.k.a. H.E.R. – H.E.R.

·         PJ Morton – Gumbo Unplugged (Live)

Best Rap Song:

·         Drake – God’s Plan

·         Kendrick Lamar, Jay Rock, Future and James Blake – King’s Dead

·         Eminem – Lucky You

·         Travis Scott (II), Drake, Big Hawk and Swae Lee – Sicko Mode

·         Jay Rock ft. Kendrick Lamar – Win

Best Rap Album:

·         Cardi B – Invasion of Privacy

·         Mac Miller – Swimming

·         Nipsey Hussle – Victory Lap

·         Pusha T – Daytona

·         Travis Scott (II) – Astroworld

Best Country Album:

·         Kelsea Ballerini – Unapolgetically

·         Brothers Osborne – Port Saint Joe

·         Ashley McBryde – Girl Going Nowhere

·         Kacey Musgraves – Golde Hour

·         Chris Stapleton – From A Room: Volume 2

Best Music Video:

·         The Carters (Beyonce Knowles & Jay-Z) – Apes**t

·         Childish Gambino a.k.a. Donald Glover – This Is America

·         Joyner Lucas – I’m Not Racist

·         Janelle Monae- PYNK

·         Tierra Whack – MUMBO JUMBO

Best Pop Duo/Group Performance:

Fall In Line – Christina Aguilera Featuring Demi Lovato

Don’t Go Breaking My Heart – Backstreet Boys

S Wonderful – Tony Bennett & Diana Krall

Shallow – Lady Gaga & Bradley Cooper

Girls Like You – Maroon 5 Featuring Cardi B

Say Something – Justin Timberlake Featuring Chris Stapleton

The Middle – Zedd, Maren Morris & Grey

(str/JPC)

Marion Jola Raih Best New Asian Artist Indonesia di MAMA 2018

JawaPos.com – Meski gagal bawa pulang piala sebagai Best New Asian Artist dalam ajang penghargaan Mnet Asian Music Awards (MAMA) 2018, namun Marion Jola sukses meraih penghargaan Best New Asian Artist From Indonesia dalam ajang penghargaan tersebut.

Tak main-main, gadis berusia 18 tahun itu bersaing dengan nama-nama top seperti The Toys (Thailand), Orange (Vietnam), Dean Ting (Cina) dan Hiragana Keyakizaka46 (Jepang) di kategori yang sama. Kemenangan ini tentu saja mengharumkan nama Indonesia di panggung Internasional.

Malam itu, Marion hadir dengan balutan gaun warna putih yang super cantik. Di atas panggung saat menerima piala kemenangan, dia menyapa para penonton yang hadir, sebelum akhirnya memberikan sambutan sambil terus tersenyum bahagia.

Annyeonghaseyo, choneun Marion Jola imnida (Halo. Nama saya Marion Jola). I’m from Indonesia. Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih kepada Tuhan Yesus, keluargaku serta tim di Star Media Nusantara, juga Universal Music Indonesia dan semua orang yang terlibat dalam pembuatan single Jangan,” ujar Marion dalam Bahasa Inggris dengan awalan Korea.

Tak hanya sebagai nominasi, Marion juga berkesempatan untuk jadi perwakilan Indonesia yang tampil di atas panggung. Pada kesempatan itu, Marion membawakan single ‘Jangan’ yang mempopulerkannya. Di pertengahan lagu, 4 dancer asal Korea muncul dan mengiringi penampilan Marion.

Diketahui, live streaming Mnet Asian Music Awards atau (MAMA) 2018 berlangsung malam ini di Seoul, Korea Selatan. Acara tersebut dihadiri Wanna One, LOONA, serta artis Asia lainnya seperti dari Korea, Jepang dan Indonesia.

Berikut adalah daftar lengkap para pemenang MAMA 2018 di hari pertama:

Best New Asian Artist: The Toys (Thailand), Orange (Vietnam), Marion Jola (Indonesia), Dean Ting (Mandarin), Hiragana Keyakizaka46 (Jepang)

Best Producer: Pdogg

Best Choreographer: Son Sung Deuk (BTS’s “IDOL”)

Best Art Director: MU:E (BTS’s “Fake Love”)

Best Executive Producer: Bang Shi Hyuk

Best of Next: (G)I-DLE

Best New Artist (Male): Stray Kids

Best New Artist (Female): IZ*ONE

DDP Best Trend: Wanna One

Gelaran MAMA 2018 juga akan dilanjutkan di Jepang pada 12 Desember mendatang di Saitama Arena dengan pembawa acara Park Bo Gum dan bintang tamu BTS, IZ*ONE, MAMAMOO, MONSTA X, NU’EST W, Stray Kids, TWICE, dan Wanna One. Kemudian tanggal 14 Desember, acara MAMA 2018 yang menjadi acara puncak digelar di Hongkong dengan pembawa acara Song Joong Ki. 

Adapun bintang tamu yang hadir adalah JJ Lin, BewhY, BTS, Changmo, Chungha, GOT7, Heize, IZ*ONE, Mommy Son, MOMOLAND, Nafla, Oh My Girl, Palo Alto, Roy Kim, SEVENTEEN, Sunmi, Swings, The Quiett, Tiger JK and Yoon Mi Rae, Wanna One, WJSN. Tidak hanya itu, selebriti lainnya seperti Janet Jackson, Angelababy, Cha Seung Won, Han Ye Seul, Kim Dong Wook, Kim Sa Rang, Lee Yo Won, dan Seo Hyun Jin juga akan tampil.

(yln/JPC)

Gagal Main ‘Prometheus’ Jin Goo Ambil Peran Utama ‘Legal High’

JawaPos.com – Gagal main di drama Prometheus bersama Ha Ji Won, aktor Jin Goo akhirnya kembali dengan bermain dalam drama remake Jepang berjudul Legal High. Bersama Seo Eun Soo, Jin Goo akan menjadi pemain utama dalam drama produksi JTBC tersebut.

Melansir Soompi, aktor yang bermain drama Descendants of the Sun ini akan memerankan tokoh Go Tae Rim, seorang pengacara yang sangat sombong dan berlidah tajam. Namun ia merupakan seseorang yang sukses dalam menyelesaikan kasus-kasus yang ditanganinya.

“Jin Goo dan Seo Eun Soo rencananya akan membawa tawa kepada para pemirsa dengan situasi yang realistis. Silakan tunggu transformasi kedua aktor untuk peran barunya,” ujar staf produksi.

Gagal Main 'Prometheus' Jin Goo Ambil Peran Utama 'Legal High'Seo Eun Soo (Hancinema)

Karakter yang dimainkan Jin Goo juga merupakan orang yang baik dan mempercayai kasusnya akan menang. Ia juga tipe orang yang mempercayai bahwa kasus yang ditanganinya harus menang dan jika kalah hanya akan berarti itu menyerahkan statusnya sebagai pengacara dan manusia.

Go Tae Rim juga digambarkan merupakan sosok yang sangat berbakat sehingga selama kliennya mampu membayar biaya hukum yang tinggi, maka ia pun menjamin kemenangan kasusnya.

Sementara itu, Seo Eun Soo akan memerankan tokoh Seo Jae In, seorang pengacara pendatang baru yang mungkin tidak memiliki nilai tinggi di kelasnya tapi tak ada duanya dalam hal mengejar keadilan. Ia merupakan sosok yang ingin menjadi pengacara adil dalam membantu mereka yang membutuhkan.

Namun ia harus berperang ketika dihadapkan pada realita mentalitas masyarakat yang berpikir bahwa seorang pengacara yang tidak bisa menang adalah tidak berguna. Ia pun meletakkan segala sesuatunya dengan bekerja sama dengan Go Tae Rim.

Adapun Legal High rencananya akan ditayangkan di JTBC pada Februari 2019 mendatang.

(dmp/JPC)

Day6 Bawa Nuansa Retro 80-an di MV Days Gone By

JawaPos.com – Usai menggelar konser di Indonesia bertajuk Youth, tepat pada Senin (10/12) Day6 merilis album terbaru mereka bertajuk Remember Us: Youth Part 2 pada pukul 18.00 waktu Korea. Selain merilis album, musik video lagu utama mereka bertajuk Days Gone By juga dirilis dalam berbagai platform, salah satunya YouTube.

Days Gone By merupakan lagu ciptaan dari para member Day6 sendiri, Jae, Sungjin, Young K, dan Wonpil, serta komposer Hong Ji Sang. Lirik lagu tersebut ditulis oleh Young K, yang bercerita tentang tak ada rasa penyesalan setelah hubungan berakhir, justru yang ada adalah rasa bahagia.

Lagu tersebut bernuansa retro tahun 1980-an, yakni synth pop. Musik videonya pun menggambarkan suasana hati yang menyenangkan menjalani kesendirian, dan memainkan warna-warna dari filter cahaya yang terang serta cara kerja kamera kaleidoskop yang menarik ala 80-an.

Musik video Day6, Days By Gone (JYP Entertainment)

Remember Us: Youth Part 2 merupakan album sekuel dari album Shoot Me: Youth Part 1. Album tersebut menampilkan sisi lain Day6 yang berbeda dari album-album sebelumnya. Sedikitnya terdapat 8 lagu di dalam album tersebut, termasuk lagu Beautiful Feeling yang sudah dirilis sebelumnya sebagai rasa terima kasih Day6 kepada para penggemarnya, My Day.

(dmp/JPC)

Album Terjual Hingga 10 Juta Copy Sejak Debut, BTS Susul Capaian EXO

JawaPos.com – BTS berhasil menyusul EXO yang telah menjual 10 juta copy album sejak debut. BTS berhasil menjual album sejumlah itu dalam waktu 5 1/2 tahun sejak debut pada tahun 2013.

Melansir Kpop Herald, hal tersebut berdasarkan laporan dari Gaon Chart Korea Selatan pada Kamis (6/12) lalu. Pencapaian tersebut juga menjadikan BTS sebagai artis Korea yang berhasil menjual album tercepat hingga 10 juta copy diantara artis Korea lainnya sejak tahun 2000.

Jumlah 10 juta copy itu dihitung dari debut single mereka bertajuk 2 Cool 4 Skool hingga album baru mereka berjenis repackage, yakni Love Yourself: Answer. Hingga saat ini, BTS telah merilis 12 album di Korea.

Album Terjual Hingga 10 Juta Copy Sejak Debut, BTS Susul Capaian EXOEXO (SM Entertainment)

Album Love Yourself: Answer yang merupakan trilogi dari album Love Yourself berhasil terjual hingga 2,169,519 copy sejak 24 Agustus hingga akhir November. Jumlah tersebut juga menjadi penjualan album tertinggi dalam sejarah chart.

Sementara tahun ini, BTS juga tercatat telah menjual sebanyak 5,003,455 copy album. Sejauh ini, jumlah tersebut juga menjadi jumlah penjualan paling tinggi di Korea untuk tahun ini menurut data yang dirilis.

Gaon Chart sendiri didirkan oleh Asosiasi Konten Musik Korea yang didukung oleh Kementerian Kebudayaan Korea, telah memantapkan dirinya setara dengan Billboard di Korea setelah 8 tahun keberadaannya. Tak heran jika Gaon juga menggelar anugerah tahunan bagi industri musik di Korea yang bertajuk Gaon Chart Music Awards.

Adapun EXO tahun ini mencapai pencapaian 10 juta copy-nya setelah merilis album studio kelima bertajuk Don’t Mess Up My Tempo pada 5 November lalu. EXO sendiri debut setahun sebelum BTS, yakni pada tahun 2012.

(dmp/JPC)

22 Pemenang Akan Terima Piala Citra di Gelaran FFI 2018 Malam Ini

JawaPos.com – Malam ini, Minggu (9/12), bertempat di Taman Ismail Marzuki, Festival Film Indonesia (FFI) akan dihelat. Sebanyak 22 Piala Citra akan dianugerahkan kepada 22 pemenang untuk 22 kategori dari berbagai bidang di industri perfilman. Mereka yang terpilih adalah yang dianggap kuat secara estetika dan budaya.

Penyelenggaraan ke-38 Festival Film Indonesia (FFI) itu akan dipandu oleh Rory Asyari dan Maudy Koesnaedi. Sementara untuk pembacaan nominasi akan dipandu oleh Ernest Prakasa, Meira Anastasia, Wulan Guritno, Marsha Timothy, Caitlin Halderman, Ari Irham, Dennis Adhiswara, Marini, Aimee Saras, Abimana Aryastya, Robby Ertanto, M.Adhiyat, Lukman Sardj, Nirina Zubir, Vino G. Bastian, Kelly Tandiono, Jajang C. Noer, Roy Lolang, Reza Rahadian, Marcella Zalianty, Mira Lesmana, Riri Riza, Dira Sugandi, dan Chand Parwez Servia.

Malam anugerah Piala Citra juga akan diramaikan dengan penampilan Dira Sugandi, Ayu Laksmi, dan Dea Panendra. Mereka akan menyanyikan lagu tema ‘Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak’. Sementara Ario Bayu akan memerankan peran Sultan Agung.

Tak ketinggalan, Barry Likumahuwa bersama Swing Crewa Presents Lokananta Sounds dan Monita Tahalea yang menyanyikan soundtrack film ‘Aruna dan Lidahnya’.

Bertema besar ‘Film Bagus, Citra Indonesia’, film-film yang masuk nominasi merupakan film yang menampilkan lanskap nusantara luas. Kekayaan narasi dan topik semakin luas mulai dari kuliner, spiritualitas, hingga perjuangan minoritas.

Diketahui, tahapan penjurian sendiri berlangsung pada 2-25 Oktober oleh rekomendasi asosiasi profesi dan komunitas, serta 10 juri mandiri di bawah komite penjurian. Setelah dibagi dalam setiap kategori nominasi oleh komite juri, selanjutnya pemenang akan ditentukan melalui sistem voting di bawah pengawasan konsultan publik independen, Deloitte Consulting.

“Malam ini semua pemenang, yang dinilai adalah karya hasil dipilih orang kredibel juga dan yang boleh memilih adalah mereka yang pernah masuk nominasi atau menang Piala Citra. Total 500 (yang berhak memilih) sejak 1955, namun voter tahun ini sekitar 150 orang,” ungkap Ria Irawan selaku Komite Penjurian saat jumpa pers di Taman Ismail Marzuki, Minggu (9/12).

Tahun ini, sebanyak 110 film garapan sineas tanah air yang tayang di bioskop maupun tayangan berbayar dari 1 Oktober 2017-31 September 2018, masuk dalam penilaian Komite Juri FFI yang diketuai sutradara Nia Dinata.

(yln/JPC)

Lewat ‘Reputation’, Taylor Swift Samakan Prestasi Adele

JawaPos.com – Tahun 2018 tampaknya milik penyanyi Taylor Swift. Album barunya yang rilis akhir tahun 2017, Reputation, berhasil memecahkan berbagai rekor. Bahkan, sekarang dianugerahi sebagai album terbaik sepanjang tahun oleh Billboard.

Dalam debutnya, Reputation menduduki nomor satu deretan Billboard 200. Kemudian, masuk dalam deretan 40 selama 48 minggu. Dengan prestasi tersebut, Taylor Swift menjadi musisi kedua yang tiga albumnya berada di posisi teratas, yakni 1989 (2015) dan Fearless (2019).

Dilansir dari Aceshowbiz, belum lama ini, prestasi Taylor tersebut bisa disamakan dengan rekor yang dibuat Adele tahun 2015 dengan albumnya yang bertajuk 25. Serta, tahun 2011 dan 2012 dengan albumnya 21.

Taylor Swift – Gorgeous (YouTube/Taylor Swift)

Berada di bawah Taylor Swift, ada album milik Drake yang bertajuk i. Album tersebut berada di deretan atas selama 5 minggu setelah berhasil menduduki nomor satu Billboard 200, pada 14 Juli 2018.

Di posisi ketiga, ada Post Malone dengan albumnya Beerbongs & Bentleys. Menyusul album The Greatest Showman di posisi keempat dan Ed Sheeran Divide di posisi kelima.

Berikut posisi 10 album teratas di Billboard 200.

1. Reputation – Taylor Swift

2. Scorpion – Drake

3. Beerbongs & Bentleys – Post Malone

4. The Greatest Showman – Various Artists

5. Divide (division sign) – Ed Sheeran

6. Invasion of Privacy – Cardi B

7. Astroworld – Travis Scott (II)

8. Stoney – Post Malone

9. ? – XXXTENTACION

10. Culture II – Migos.
 

(str/JPC)

Yoo Ah In Jadi Aktor Terbaik Asia Pertama Versi New York Times

JawaPos.com – Setelah BTS dan Blackpink menjadi grup K-pop yang lagunya masuk sebagai lagu terbaik versi New York Time, aktor Yoo Ah In menyusul menjadi aktor Asia pertama yang masuk ke dalam daftar Aktor Terbaik 2018 (The Best Actors of 2018) versi majalah asal Amerika tersebut.

Melansir Koreaboo, pengumuman daftar Aktor Terbaik 2018 itu dilakukan pada Kamis (6/12). Yoo Ah In masuk ke dalam daftar tersebut berkat filmnya yang berjudul Burning. Ia mendapat pujian akting yang mumpuni di film itu sehingga namanya pun masuk ke dalam daftar.

“Yoo memiliki kharisma yang besar sebagai bintang di Korea Selatan. Dia masih memiliki wajah yang terbuka dan tampan. Film thriller-nya disutradarai Lee Chang Dong dan diangkat dari cerita Haruki Murakami membutuhkan Yoo lebih banyak mendengar dan melihat daripada bicara,” tulis New York Times menjelaskan alasannya.

Yoo Ah In Jadi Aktor Terbaik Asia Pertama Versi New York TimesYoo Ah In di The New York Times (New York Times)

Selain Yoo Ah In, aktor lainnya yang masuk ke dalam daftar tersebut adalah Glenn Close, Ethan Hawke, Toni Colette, dan masih banyak lagi. Saat ini, Yoo Ah In juga tengah menarik perhatian untuk film terbarunya yang berjudul Default.

Cerita film tersebut seputar krisis IMF di Korea. Karakter yang dimainkan Yoo Ah In, yakni Yoon Jung Hak adalah seseorang yang meramalkan keuangan, kemarahan, dan perbuatan berani penguasa Korea.

(dmp/JPC)

GOT7 Akan Tampilkan Versi Lain ‘Lullaby’ di MAMA 2018

JawaPos.com – GOT7 akan menampilkan versi terbaru dari Lullaby dalam gelaran Mnet Asia Music Awards (MAMA) 2018 di Hongkong pada 14 Desember nanti. Lagu Lullaby akan ditampilkan dengan konsep dark and charming nightmare (mimpi buruk gelap dan menawan) dalam acara tersebut.

Melansir OSEN, lagu Lullaby yang manis dan penuh dengan mimpi-mimpi kebahagiaan tentang cinta akan berubah menjadi berlawanan dari versi aslinya. Versi berbeda tersebut akan ditampilkan untuk membalas cinta yang diberikan para penggemar internasional kepada GOT7.

Penampilan berbeda ini sudah dijanjikan sebelumnya oleh, JB, Mark, Jackson, Jinyoung, Youngjae, Bambam, dan Yugyeom. Menurut Mnet, selaku panitia acara, GOT7 akan membawakan versi MAMA dari lagu Lullaby dengan konsep tersebut.

Konsep dark and charming nightmare itu sendiri dipilih karena para penonton sangat menunggu bagaimana ketujuh member GOT7 akan menunjukkan citra baru mereka dengan kharisma memukau dan penampilan yang santai di atas panggung MAMA. Selain Lullaby, GOT7 juga akan menampilkan image lainnya yang beragam di MAMA.

Lullaby sendiri merupakan lagu utama dari album Present: You yang dirilis pada bulan September lalu. Berkat lagu ini, grup asuhan JYP Entertainment tersebut berhasil memenangkan tujuh trofi di acara musik. Video musik dari lagu itu juga telah ditonton lebih dari 60 juta kali. Tak heran jika para Ahgase internasional sangat menunggu penampilan spesial GOT7 di ajang MAMA 2018.

Selain tampil, GOT7 juga masuk ke dalam daftar nominasi penghargaan MAMA untuk kategori Best Male Group, Best Dance Performance Male Group, dan Song of the Year. Saat ini, GOT7 juga baru saja mengeluarkan album repackage bertajuk <Present: YOU> &ME Edition dengan lagu andalan Miracle.

(dmp/JPC)

Sedang Siapkan Album Baru, Justin Bieber Masukan Unsur Spiritualitas?

JawaPos.com – Justin Bieber dikabarkan tengah mengerjakan album barunya. Spekulasi itu muncul dari unggahan videonya yang menunjukan seorang anak kecil yang disertai keterangan bahwa dia akan mendengarkan sesuatu pada gadis kecil tersebut.

“Jangan percaya apapun yang kamu baca gadis manis. Kamu akan mendengarkan sesuatu dariku, secepat dari apa yang kamu pikirkan,” tulis Justin sebagai keterangan video yang diunggahnya di Instagram.

Diberitakan The Blast, Justin kerap mengunci diri di studionya dalam beberapa bulan lalu. Tepatnya, saat dia tengah merencanakan pernikahannya dengan Hailey Baldwin.

Justin Bieber – Company (YouTube/Justin Bieber)

Bahkan, diberitakan bahwa Justin kerap bolak balik Los Angeles-Kanada untuk merekam apapun yang ditemukannya menarik.

Menurut seorang sumber pada The Blast disebutkan bahwa Justin akan memasukan hal yang dia temukan terkait keyakinannya dalam album terbaru itu. Hanya saja, belum ada keterangan resmi dari pihak Justin Bieber.

Justin diketahui terakhir merilis album studio yang diberi tajuk Purpose pada 2015 lalu. Setelah itu, dia belum merilis album kembali.

(str/JPC)

Jawaban Lembaga Sensor Film Soal Penetapan Batasan Usia

JawaPos.com – Lembaga Sensor Film (LSF) memberi tanggapan terkait keluhan Manoj Punjabi terkait usia lulus sensor film Silam kemarin, Selasa (4/12) malam. Manoj sempat mengeluhkan film Silam yang diniatkan untuk Usia 13 tahun ke atas, namun justru ditetapkan menjadi 17 tahun ke atas oleh LSF.

Ahmad Yani selaku Ketua LSF pun memberikan tanggapan terkait hal tersebut. Menurutnya, film Silam hingga kini masih dalam tahap peninjauan.

“Itu kemarin yang punya film sudah dialog. Kan masih ada peninjauan, tunggu aja keputusannya nanti. Saya tidak mengatakan bisa berubah (dari 17 tahun ke 13 tahun). Tapi kami masih mendalami lagi,” kata Ahmad Yani selaku ketua LSF saat dihubungi, Rabu (5/12).

Lembaga Sensor Film Jawab Keluhan Manoj Punjabi Soal Sensor Usia FilmManoj Punjabi mengeluh soal kriteria batasan sensor usia yang tidak jelas. Menurutnya, hanya seperti kocok arisan. (dok.JawaPos.com)

Terkait film horor yang masuk kategori 13 tahun ke atas, Ahmad Yani pun memberikan penjelasan. Baginya, tak semua film horor bisa dipukul rata dimasukkan ketegori 13 tahun ke atas atau 17 tahun ke atas.

“Pada dasarnya film yang masuk usia 13 tahun ke atas itu, film yang mengandung edukasi. Jadi, itu satu per satu film, nggak bisa disama ratakan kalau film horor juga,” tegas Ahmad Yani.

“Film horor ada yang mengedukasi ada juga yang hanya muatannya horor. Itu untuk usia anak-anak (13 tahun) itu tidak cocok,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Ahmad Yani memberikan contoh bagaimana muatan edukasi pada sebuah film horor. Misalnya, ada cerita pembunuhan. Kemudian, yang melakukan dijatuhi hukuman, maka ada unsur edukasi dalam film tersebut.

“Tapi kalau hanya cerita pembunuhan kemudian jadi hantu, nggak ada edukasinya,” jelas Ahmad Yani.

Sementara itu, Ahmad Yani juga memaparkan ada juga film horor untuk semua umur. Tergantung isi ceritanya.

“Ada horor semua umur, karena horor ada pendampingan anak kemudian orang tua bilang ini yang benar itu yang salah. Itu kan ada edukasinya. Tapi kalau horor gitu aja yang hanya menebar ketakutan, ya itu nggak ada edukasinya,” tegasnya.

Sebelumnya produser MD Picture, Manoj Punjabi mengeluhkan film terbarunya, yakni Silam masuk kategori 17 tahun ke atas. Padahal, dirinya berniat untuk membuat film dengan kategori usia 13 tahun ke atas.

(yln/JPC)

51 Rapper Korea Garap Musik Hip Hop untuk Petugas Pemadam Kebakaran

JawaPos.com – Para rapper yang mementaskan lagu hip hop Remix 119 dalam kompetisi rap garapan Mnet, Show Me The Money musim ketujuh memilih untuk menyumbangkan hasil penjualan lagu tersebut untuk para petugas pemadam kebakaran. Setidaknya ada 51 rapper yang berpartisipasi dalam projek tersebut.

Melansir The Korea Times, selain kepada petugas pemadam kebakaran, hasil penjualan juga akan didonasikan kepada para korban yang terkait dengan tragedi kebakaran.

Hal tersebut diungkapkan oleh label musik hip hop ternama di industri hiburan Korea, AOMG pada Senin (3/12) lalu. Beberapa rapper yang berpartispasi dalam lagu remix tersebut diantaranya adalah CEO AOMG, Jay Park, kemudian artis-artisnya seperti Simon Dominic, Loco, Gray, Ugly Duck, Woo Wonjae, Woodie Go Child, dan Haon. Rapper lainnya yang berpartisipasi adalah Gaeko, Bewhy, Paloalto, Reddy, dan masih banyak lagi.

51 Rapper Korea Garap Musik Hip Hop untuk Petugas Pemadam KebakaranPoster para rapper yang berpartisipasi dalam lagu Remix 119 (YouTube)

Adapun Remix 119 telah dirilis melalui situs streaming musik pada Minggu (2/12) lalu. Lagu tersebut memilik skala produksi yang besar karena telah melibatkan 51 artis hip hop, termasuk mereka yang tampil dalam program Show Me The Money. Turut sertanya produser yang berkontribusi di hampir seluruh lagu digital dalam lagu ini juga menjadi sesuatu yang menakjubkan untuk lagu tersebut.

(dmp/JPC)

Bukan Sekuel, Tusuk Jelangkung di Lubang Buaya Lebih Kekinian

JawaPos.com – Satu lagi film horor tanah air yang segera tayang, yakni Tusuk Jelangkung di Lubang Buaya. Meskipun, memiliki judul yang sama dengan film Tusuk Jelangkung tahun 2013, film kali ini diklaim berbeda.

Sutradara Erwin Arnada mengatakan bahwa film besutannya bukanlah sekuel dari film tahun 2013. Selain itu, ditegaskan tidak ada hubungannya dengan film sebelumnya. Cerita dari film Tusuk Jelangkung di Lubang Buaya dibuat lebih modern.

“Yang sekarang kita lebih milenial, lebih dengan alat-alat canggih, di mana hantu itu berada. Untuk mencari apa sih yang diperlukan untuk vlogger, ada teknologi yang dipakai. Ini perpaduan tradisional dengan high tech. Kita sajikan beda dengan yang pertama,” tegas Erwin saat gala premiere film Tusuk Jelangkung, Senin (3/12) malam.

OFFICIAL TRAILER – TUSUK JELANGKUNG DI LUBANG BUAYA (YouTube/MAX Pictures)

Tak hanya dari sisi teknologi, film Tusuk Jelangkung kali ini juga diperankan oleh sejumlah bintang muda. Seperti, Nina Kozok, Anya Geraldine hingga Rayn Wijaya.

Nina Kozok yang berperan sebagai Sisi menjadi seorang YouTuber. Dia akan mengawali cerita film karya Erwin Arnada tersebut. Sebab, kengerian berasal dari ambisi Sisi demi konten vlog-nya.

“Aku berperan sebagai Sisi. Sisi adalah vlogger yang suka nge-vlog di tempat-tempat angker. Dia orangnya keras kepala, suka tantangan dan sayang sama adiknya walaupun dia nggak menunjukkannya secara langsung,” ujar Nina.

Sementara Rayn Wijaya memerankan sosok adik Sisi, Arik yang punya karakter baik dan kalem. Arik punya asmara dengan Mayang, yang diperankan oleh Anya Geraldine.

Konflik terjadi ketika Sisi melakukan berbagai cara demi membuat konten yang bagus di YouTube-nua. Sisi pun akhirnya terjebak terlalu dalam setelah memainkan boneka jelangkung. Bagaimana akhirnya? Tusuk Jelangkung bisa disaksikan mulai 6 Desemberr di bioskop seluruh tanah air.

(agi/JPC)

Cha Eun Woo Ingin Bermain Drama dengan Dua Artis Cantik Ini

JawaPos.com – Cha Eun Woo mengungkapkan ingin bermain drama dengan kedua artis cantik yang selama ini diidolakannya. Hal tersebut terungkap setelah ia mengambil bagian dari permainan yang dilakukan saat ia melakukan sesi wawancara.

Melansir Koreaboo, pria kelahiran 1997 itu dihadapkan pada pilihan Suzy dan Hyeri Girls Day sebagai pilihan siapa yang diinginkannya bermain drama bersama. Meski sedikit ragu, tetapi dengan yakin akhirnya ia memilih nama Suzy.

Pilihan kedua, ia dihadapkan dengan nama Kim Yoo Jung dan Park Bo Young. Dengan sedikit tersenyum, ia pun memilih Park Bo Young. Dari dua pilihan yang telah dilakukannya, ia harus kembali memilih antara Suzy dan Park Bo Young.

Cha Eun Woo Ingin Bermain Drama dengan Dua Artis Cantik IniShin Min Ah, Cha Eun Woo, Suzy (Koreaboo)

Wajah Cha Eun Woo tampak bingung dan tersenyum kecil sembari menghela napas. Ia bahkan sempat menundukkan kepalanya sebelum menentukan pilihan. Diantara Park Bo Young dan Suzy, ia akhirnya memilih Suzy sebagai aktris yang diinginkannya bermain drama bersama.

Walaupun Suzy telah dipilih, namun pewawancara tiba-tiba menyinggung nama aktris lainnya, Shin Min Ah yang pernah dipilih Eun Woo di wawancara lain yang pernah dilakukannya dengan cara yang sama.

Eunwoo pun diminta oleh pewawancara untuk memilih Shin Min Ah dan Suzy sebagai orang yang paling diinginkannya bermain drama bersama. Walaupun bingung, tetapi Eun Woo akhirnya memilih Shin Min Ah.

Namun, ia mengaku sangat ingin bermain drama dengan kedua aktris itu. Ia kemudian mengungkapkan alasan mengapa ia ingin bermain dengan kedua artis itu.

“Sebelumnya aku menyebutkan bahwa aku ingin berakting dalam drama romantis historikal dan drama romantis sekolah. Aku benar-benar berharap bisa mendapat kesempatan untuk bermain drama romantis historikal dengan Shin Min Ah dan drama sekolah dengan Suzy,” ungkapnya.

Akting Cha Eun Woo sendiri mendapat pujian ketika ia bermain dalam drama My ID is Gangnam Beauty sebagai pemeran utama pria. Kehadirannya di drama itu pula yang melambungkan namanya selain sibuk menjadi penyanyi idola bersama grupnya, Astro.

Wah, semoga harapan Cha Eun Woo bisa terkabul!

(dmp/JPC)

Azizal Akbar Persembahkan Kado Pernikahan Lewat ‘The One Meant For Me’

JawaPos.com – Solois pendatang baru, Azizal Akbar, mengemas musik pop mainstream dalam single perdananya yang berjudul The One Meant For Me. Namun, sajian liriknya dalam bahasa Inggris, menjadikan single tersebut menjadi lebih spesial.

Lagu The One Meant For Me bercerita mengenai seorang wanita yang selalu setia menemani pasangannya dalam keadaan susah maupun senang. Single Azizal Akbar tersebut sangat cocok untuk didengarkan oleh penikmat musik yang sedang kasmaran, terlebih bagi yang ingin melamar sang pujaan hati.

Lebih jauh, Azizal Akbar membeberkan sedikit mengenai proses di balik pembuatan lagu perdananya itu. Rupanya ada misi tersendiri sebelum Azizal menciptakan lagu ini.

The One Meant for Me (YouTube/Various Artists – Topic)

“Beberapa orang mengatakan lagu ini sesuai dengan pengalaman dan kejadian yang mereka alami. Ini memang menjadi salah satu tujuan saya, ingin menciptakan karya yang dekat dengan pendengar,” ujar Azizal yang ditemui di Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Secara musikalitas, Azizal Akbar menyajikan musik pop yang di balut dengan nuansa akustik, sehingga lagu tersebut tergolong easy listening walau di balut lirik berbahasa inggris.

“Saya memang ingin menyajikan musik yang easy listening dan bisa diterima semua kalangan. Sedangkan untuk lirik sengaja berbahasa inggris, agar terdengar lebih menawan dan megah,” lanjutnya.

Azizal pun mengutarakan bahwa lagunya dibuat untuk pasangan yang hendak naik ke pelaminan. Harapannya tentu bisa membawa kebahagiaan bagi pasangan.

“Dan saya juga berharap semoga single ini dapat menjadi soundtrack untuk para pasangan yang berbahagia yang sedang melangsungkan hari sakral, yaitu hari pernikahan,” pungkas Azizal.

(yln/JPC)

Segini Harga Tiket Konser BLACKPINK, Catat Tanggal Penjualannya

JawaPos.com – Bagi yang menanti penampilan BLACKPINK pada 20 Januari 2019, ada kabar gembira. Sebab, IME Indonesia selaku promotor akhirnya mengumumkan harga tiket konser bertajuk 2019 World Tour BLACKPINK in Your Area Jakarta.

Dilansir dari akun Instagram @ime_indonesia, tiket konser BLACKPINK dijual dari harga Rp 1,1 juta hingga paket khusus seharga Rp 2,95 juta.

Dari keterangan tersebut, ICE BSD, Tangerang Selatan, sebagai tempat konser akan dibagi menjadi dua area, yakni berdiri dan duduk. Masing-masing area dibagi lagi menjadi 4 kelas dengan harga yang berbeda.

Segini Harga Tiket Konser BLACKPINK, Catat Tanggal PenjualannyaIME Indonesia mengumumkan harga tiket konser BLACKPINK. Tiket baru dijual 7 Desember 2018, di tiket.com. (Instagram/ime_indonesia)

Sayangnya, para Blink harus bersabar karena tiket konser idola mereka baru bisa dibeli pada 7 Desember 2018, pukul 14.00 WIB, secara online di tiket.com.

Berikut harga lengkap tiket konser BLACKPINK pada 20 Januari 2019.

Berdiri

Diamond: Rp 2,5 juta

Platinum: Rp 2,35 juta

Ruby: Rp 2,25 juta

Jade: Rp 1,45 juta

Duduk

Gold: Rp 1,95 juta

Silver: Rp 1,65 juta

Jade: Rp 1,45 juta

Bronze Rp 1,1 juta.

(ce1/str/JPC)

iKON Raih Daesang Pertama di Melon Music 2018 Lewat ‘Love Scenario’

JawaPos.com – Teruntuk pertama kalinya, grup asuhan YG Entertainment, iKON berhasil meraih penghargaan Daesang. Penghargaan tersebut diraih oleh B.I, Bobby, Jinhwan, Yunhyeong, Donghyuk, Junhoe, dan Chanwoo di ajang Melon Music Awards 2018 yang diselenggarakan di Gocheok Sky Dome, Seoul, Sabtu (1/12).

Pencapaian ini tentu saja tak lepas dari lagu Love Scenario yang telah mendapat kesuksesan luar biasa sepanjang tahun 2018 ini. Lagu yang terdapat dalam album Return yang dirilis awal tahun ini telah mengantarkan iKON meraih satu dari Daesang di ajang itu, untuk kategori Best Song of The Year.

“Halo, kami iKON yang menyanyikan lagu terbaik tahun ini. Sejujurnya kami ingin berterimakasih untuk banyak orang, tapi tidak akan cukup waktu untuk membuat daftar itu sehingga kami akan memberitahu mereka secara terpisah. Namun setidaknya, kepada orang-orang yang paling kami ingin ucapkan terima kasih, paling ingin ucapkan maaf, dan yang paling kami cintai. Kepada iKONIC (penggemar iKON), yang tidak dapat kami hubungi satu per satu, kami ingin ucapkan terima kasih dengan tulus,” ujar B.I saat menerima penghargaan itu seperti dilansir dari Soompi.

iKON Raih Daesang Pertama di Melon Music 2018 Lewat 'Love Scenario'iKON saat menerima penghargaan Daesang untuk kategori Best Song of the Year di Melon Music Awards, Sabtu (1/12). (Soompi)

Ia melanjutkan, momen seperti ini tidak pernah terbayangkan sebelumnya bagi mereka dan hal ini juga merupakan suatu penghargaan ajaib bagi mereka.

“Kami ingin menundukkan kepala dan sekali lagi ingin mengucapkan terima kasih kepada iKONIC dan juga permintaan maaf kami karena kalian telah menjadi tembok laut tanpa harapan atau alasan apapun terhadap ombak yang menimpa kami,” lanjutnya.

Leader iKON ini menambahkan, ia tidak yakin bisa mengatakan hal lainnya karena situasi seperti ini tidak akrab dengannya. Ia mengibaratkan, saat ini iKON tengah berusaha untuk mengumpulkan lautan dalam sebuah cangkir teh yang kecil. Namun itu menyebabkan semuanya meluap dan tidak ada yang tersisa.

“Itulah mengapa kami mencoba menjadi grup yang mudah didekati yang membuat cukup teh untuk mengisi cangkir teh kecil itu dan dibagikan. Ini semua karena kalian, penghargaan ada di tangan kami, tetapi kami mendedikasikan ini untuk semua pendengar yang mencintai musik dan melindungi kami,” pungkasnya.

Rapper iKON, Bobby juga mengucapkan terima kasihnya kepada seluruh penggemar internasional dalam Bahasa Inggris. Ia menyatakan bahwa penghargaan tersebut adalah untuk mereka semua.

Begitupun Donghyuk yang berbicara selanjutnya, mengucapkan rasa terima kasihnya kepada agensinya, YG Entertainment, terutama kepada sang CEO, Yang Hyun Suk beserta para staf, produser, orang tua, dan penggemarnya.

“Kami juga akan menjadi grup yang rendah hati dan tidak pernah melupakan darimana kami berasal,” tutup Yunhyeong kemudian.

Tidak hanya itu, dalam Melon Music Awards 2018, B.I juga berhasil membawa pulang penghargaan untuk kategori Songwriter of the Year. Tak mengherankan karena karya-karya B.I yang dibuatnya untuk dan bersama iKON selalu mencetak hits, salah satunya tentu saja Love Scenario yang berhasil mengguncang dunia.

Selamat untuk iKON!

(dmp/JPC)

7 Kali Jadi Penyanyi Paling Ngetop, Begini Rahasia Syahrini

JawaPos.com – Selama 10 tahun terjun dalam industri musik tanah air, sudah cukup membuat nama Syahrini semakin dikenal. Tidak sedikit lagu-lagunya menjadi hit dan didendangkan banyak orang.

Esksistensinya sebagai penyanyi semakin lengkap dengan kembali memenangkan penghargaan SCTV Awards dalam kategori Penyanyi Paling Ngetop, Jumat (30/11) malam.

Bagi Syahrini, didapuk menjadi penyanyi paling ngetop adalah buah dari kerja kerasnya selama 10 tahun konsisten di dunia tarik suara. Apalagi, ini adalah ketujuh kalinya didapuk menjadi penyanyi paling ngetop.

Pop – Syahrini – Kau Yang Memilih Aku (Official Music Video) (YouTube/Pelangi Records)

Alhamdulillah ya Robialamin, masih dipercaya oleh pencinta musik tanah air untuk menerima penghargaan ini. Tidak sia-sia kerja keras selama ini. Seneng banget ini adalah penghargaan yang ke 7 kalinya sebagai penyanyi paling ngetop” ujar Syahrini saat ditemui di Studio 6 Emtek, Jakarta.

Ditanya rahasianya bisa mempertahankan prestasi tersebut, Syahrini mengungkapkan rahasianya adalah terus berkarya. Oleh karena itu, dia berjanji akan terus berkarya dan menghibur para pencinta musik tanah air.

“Dengan berkarya, dan Alhamdulillah barangkali kan saya abis konser kebetulan saya abis mengeluarkan lagu baru. Berkarya aja terus, mempertahankannya dengan cara berkarya aja,” pungkas Syahrini.

Dalam kategori Penyanyi Paling Ngetop, Syahrini bersaing dengan sejumlah penyanyi hit lainnya. Sebut saja, Afgan, Rizky Febian, Via Vallen, dan Virgoun.

(agi/JPC)

Cerita Seram Ciccio Manassero Saat Syuting Film Dreadout

JawaPos.com – Film Adaptasi game survival horor, DreadOut diangkat ke layar lebar. Tokoh-tokoh ikonik dalam game seperti Bu Siska dan Pocong Celurit pun tak ditinggalkan dalam ini.

Ciccio Manassero yang terlibat dalam film sebagai salah satu siswa SMA yang melakukan survival pun menceritakan pengalamannya di film horor pertama. Meski bukan seorang penakut, Ciccio tetap merasa seram akan pengalamannya itu.

“Kalau kejadian di lokasi syuting bukan aku yang ngerasain tapi kru yang ngasih tau kita ada kejadian itu. Jadi, suatu hari kita foto bareng semua kru, kan ada yang jadi pocong ya. Terus pocong yang tadinya cuma 10 atau 11 gitu malah jadi lebih satu atau dua. Itu yang seram,” tutur Cicio saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (30/11).

Selain itu, pengalaman horor yang dia rasakan sendiri adalah saat syuting di daerah Bogor. Saat itu hari bahkan belum gelap. Dia bertemu seorang ibu dan anak yang diduga sesungguhnya makhluk tak kasat mata.

“Kalau yang lain nggak banyak yang horor juga. Kalau aku pribadi ada waktu sama Irsyad ya. Jadi, lokasi syuting kayak di gunung. Kita ada di basecamp, aku mau jalan ke lokasi syuting, ada tenda kang Ade art chief kita, pas aku jalan sama Irsyad ada ibu dan anak-anak di pinggir tenda. Kirain ya, keluarga kang Ade. Kita ngobrol gitu, terus si ibu manggut-manggut aja,” ujar Cicio.

Saat itu Cicio dan Irsyad mengaku tidak curiga sedikit pun. Namun, saat bertemu kang Ade dan menanyakan ibu dan anak di tendanya, barulah bulu kuduk mereka meremang. Pasalnya, Kang Ade ternyata tidak bawa keluarga ke lokasi syuting.

“Terus kita tanya kang Ade ‘Ajak anak dan istrinya ya?’ Terus kang Ade bilang kalau dia nggak bawa keluarga dan kang Ade jadi takut nggak mau ke tenda itu,” tukasnya.

(yln/JPC)

Sesuai Aplikasi Coba Potret Drama Ojol

JawaPos.com – Fenomena keberadaan ojek online atau daring ditangkap dalam film Sesuai aplikasi. Film besutan Adink Liwutang ini mengisahkan dua orang driver ojek online (ojol) yang diperankan oleh Valentino Peter sebagai Pras dan Lolox sebagai Duras. Dikisahkan keduanya memiliki alasan masing-masing menjadi pengemudi ojol.

“Karena saya pelanggan, dan sekarang lagi related ke middle low lagi banyak digunain, lagi trending. Kami coba potret apa yang terjadi dan kehidupan di ojek online berwarna,” ujar Adink saat jumpa pers di kawasan Senayan Jakarta Selatan, Kamis (29/11).

Dibungkus dengan genre drama komedi, Sesuai Aplikasi menceritakan upaya Duras mencari uang tambahan demi membiayai kuliah sang adik yang sangat mahal. Akhirnya, Duras bergabung dalam komplotan pencuri ulung yang diperankan oleh Ernest Prakasa.

OFFICIAL TRAILER SESUAI APLIKASI | 6 DESEMBER 2018 (YouTube/ Share Film Indonesia)

Dalam perjalannya, Pras juga terpaksa ikut bergabung dalam kompoltan pencuri tersebut. Dipenuhi kelucuan, Sesuai Aplikasi juga akan menghadirkan Titi Kamal sebagai penyanyi dangdut yang nyeleneh. Penasaran bagaimana akhirnya, film ini akan tayang mulai 6 Desember 2018, di seluruh bioskop tanah air.

(agi/JPC)

Perdana, Putra Pertama Presiden Jokowi Langsung Kapok Main Film

JawaPos.com – Putra pertama Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka mengaku kapok main film. Walaupun, dia hanya berperan selintas atau menjadi cameo dalam film Sesuai Aplikasi. Hal itu dikatakan sang sutradara, Adink Luwitang.

“Iya. Dia kapok itu abis itu, ‘Wah kapok saya mas Adink’. Dia pikir udahan karena saya pakai dua kamera tapi pas dia nge-blocking masih ada close up. Lebih ke teknis sih. Jadi, saya lebih ngejelasin ke teknisnya ke dia,” kata Adink saat jumpa pers di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (29/11).

Kepada awak media, Adink mengungkapkan pengalamannya mengarahkan putra orang nomor satu di Indonesia itu untuk berakting di depan kamera. Menurutnya, Girban ternyata pribadi yang sangat asyik dan tidak kalah dengan sang adik, Kaesang yang dikenal lebih akrab dengan kamera.

OFFICIAL TRAILER SESUAI APLIKASI | 6 DESEMBER 2018 (YouTube/Share Film Indonesia)

“Gibran bukan Youtubers, tidak terlalu dekat dengan media, maaf mas Gibran. Kalau Kaesang deket. Dia nge-vlog, gayanya begitu, Tapi kemarin begitu syuting ternyata asyik juga sama mas Gibran,” ungkap Adink.

Kemudian, lanjut Adink, Gibran juga sangat tepat waktu. Oleh karena itu, pengambilan gambar dilakukan selama 1,5 jam. Sebab, perlu beberapa angle berbeda.

“Datang on time. Mungkin mereka terbiasa on time. Dan kita syuting nggak lama sih. Cuma 1,5 jam lah buat ngambil mas Gibran. Itu ada berapa angle kan,” beber Adink.

Secara terpisah, Hendro selaku produser mengaku sempat mengalami kesulitan saat mengajak Gibran untuk terlibat dalam film Sesuai Aplikasi. Apalagi, yang bersangkutan adalah anak orang nomor satu di negeri ini.

“Aku nawarin tadinya nggak mau. Terus hari kedua syuting mau padahal udah ganti jadi warung kopi. Senang sih cuma deg-degan direct,” ujar Hendro.

Dalam film Sesuai Aplikasi, Gibran berperan menjadi dirinya sendiri, yakni penjual martabak. Penasaran melihat aksinya, film ini bisa disaksikan mulai 6 Desember mendatang di bioskop seluruh tanah air.

(agi/JPC)

Apakah Kalian Sanggup Memenuhi Harapan sang Ratu JKT48?

JawaPos.com – Tahun ini menjadi istimewa bagi JKT48. Pengumuman project ReBoost yang diawali dengan pengumuman “bubarnya” JKT48 menjadi cambuk untuk seluruh penggemar. Kata “bubar” yang sempat disuarakan oleh Melody selaku general manager JKT48 menjadi peringatan bahwa popularitas grup idola itu sedang berada di titik nadir.

Melambatnya pertumbuhan fans baru dan semakin banyaknya fans lama yang pensiun menjadi pertanda bahwa JKT48 sudah tidak semenarik dahulu. Semangat Reboost juga menjadi tema utama dalam Pemilu ala JKT48 yang dalam Bahasa Jepang disebut Senbatsu Sousenkyo.

Semangat Reboost ditandai dengan perpindahan lokasi pengumuman pemilu untuk single ke-20 JKT48 ke luar Jakarta. Yakni, Jogjakarta. Awalnya banyak fans yang khawatir, acara penting seperti Senbatsu Sousenkyo tidak akan dihadiri banyak penonton karena di luar Jakarta.

Apakah Kalian Sanggup Memenuhi Harapan sang Ratu JKT48?Suasana saat JKT48 menggelar pertunjukan pre event pengumuman hasil Pemilu ala JKT48 di Sleman City Hall, Sabtu 17 November (Bawono Rizki Putra)

Namun, manajemen tidak begitu saja menunjuk Jogjakarta sebagai lokasi pemilu. Selain telah membuka masukan dari penggemar, sirkus JKT48 tahap 1 di Jogjakarta juga sukses digelar. Terlihat dari meriahnya sambutan para penggemar yang datang kala itu.

Di sisi lain, Jogjakarta justru memberikan angin segar bagi fans di luar Jakarta. Terutama yang berada di Pulau Jawa. Lokasi Jogjakarta yang berada di bagian tengah pulau membuatnya lebih mudah dijangkau penggemar. Keberanian manajemen membuat hajatan besar di luar Jakarta menunjukkan perhatiannya untuk fans luar Jakarta.

Momen yang bisa jadi ditunggu-tunggu fans setelah gagal diselesaikannya dengan baik show Mengarungi Samudera Nusantara Mengetuk Pintu Hatimu pada 2014 – 2015. Menggandeng PT. Kereta Api Indonesia (KAI) sebagai rekan perjalanan resmi menjadi salah satu cara untuk memasarkan kembali JKT48.

Sebab, kereta menjadi moda transportasi yang sangat populer untuk berbagai kalangan masyarakat. JKT48 bahkan melakukan flash dance begitu tiba di Stasiun Jogjakarta. Penampilan ini seakan menjadi pemberitahuan bahwa JKT48 masih ada dan masih sangat mampu menghibur masyarakat luas.

Kekhawatiran bahwa pengumuman Pemilu ala JKT48 bakal sepi juga pupus pada Sabtu 17 November. Lokasi pengumuman yakni Sleman City Hall dipenuhi banyak fans. Tidak hanya yang berasal dari Joglosemar (Jogja, Solo, dan Semarang) yang dekat. Tetapi juga fans dari Jakarta turut memeriahkan acara.

Saat acara tiba, Sleman City Hall terlihat belum selesai digarap. Masih banyak pekerjaan yang belum selesai. Belum ada toko yang buka. Hanya ada kios makanan kecil yang menjual berbagai macam makanan ringan. Pusat kegiatan sendiri dilakukan di Ballroom yang terletak di lantai 4 Sleman City Hall.  

Pre-Event Concert

Sebelum pengumuman hasil pemilu, digelar konser yang menampilkan seluruh member JKT48. Di acara ini pula, kali pertama member generasi 7 tampil dengan seragam JKT48. Konser ini menampilkan ketiga tim JKT48, yaitu tim J, KIII, T, sekaligus member academy.

Di segmen akhir, JKT48 membawakan lagu-lagu hasil Pemilu ala JKT48 sebelumnya. Termasuk, tim undergirls yang dalam pemilu mendapat urutan 17-32.

Main Event: Undergirls

Pengumuman pemilu dibagi menjadi 2 sesi. Pertama, pengumuman utnuk member undergirls. Setelah itu, pengumuman member senbatsu, atau yang mendapat peringkat 16-1. Kejutan pada pengumuman member undergirls muncul ketika 3 dari 4 member JKT48 Acoustic masuk dalam jajaran undergirls,

Sebelumnya, beberapa dari mereka kesulitan menembus 32 besar. Suksenya JKT48 Acoustic serta rilisnya single original berjudul Lantang tampaknya memberi pengaruh besar pada mereka.

Kejutan terbesar muncul ketika nama Kapten JKT48 Shania Junianatha disebut berada di urutan ke-25. Kejutan bukan hanya karena Shania adalah member langganan senbatsu yang punya banyak pendukung. Tetapi, pidatonya yang membuat seluruh penonton terkejut dan bersedih.

Pidato Shania diawali dengan cerita tentang dirinya yang merupakan salah satu member termuda saat baru bergabung 7 tahun yang lalu. Ucapannya diiringi dengan suara yang terbata-bata karena menahan tangis. Kisah itu diakhiri dengan ucapan yang membuat para penggemar terkejut. ’’Kado terindah buat kalian di Sousenkyo terakhir aku,” ujarnya.

Saat itulah seluruh ballroom ramai karena teriakan penonton. Tidak lama berselang Shania melanjutkan pidatonya dengan mengucap kelulusan. “Saya, Shania Junianatha dari JKT48 tim J mengumumkan untuk lulus dari JKT48,” katanya.

Ketika itu juga teman-teman sesama member JKT48 langsung menghampiri dan memeluk Shania. Terlihat kesedihan yang mendalam dari wajah Saktia yang merupakan sahabat Shania di tim J. Ada pesan mendalam yang disampaikan oleh Shania di pidatonya, yaitu tantangan kepada adik-adiknya di JKT48 untuk membangun JKT48 dari 0 lagi.

Sebuah pesan yang mendalam, karena dari kalimat tersebut jelas sekali bahwa Shania sadar popularitas JKT48 saat ini sedang menurun. Shania, sebagai salah satu pionir tidak ingin JKT48 hilang begitu saja. Dia ingin JKT48 sekali lagi bangkit untuk menjadi inspirasi bagi orang-orang di seluruh Indonesia. Beban itulah yang akan berada di pundak member generasi baru.

“Sampai hari itu tiba, aku ingin menjadi idola sekali lagi untuk kalian,’’ tutup Shania.

Suasana ballroom sempat senyap sesaat karena kesedihan yang masih tersisa karena pengumuman kelulusan Shania. Setelah itu, atmosfer ketegangan kembali muncul. Terutama, saat pengumuman mendekati 20 besar. Itulah momen penentuan, apakah member yang belum disebut namanya akan masuk dalam kategori senbatsu atau undergirls.

Suasana kembali ramai ketika nama Eve disebut di urutan ke-19. Eve merupakan mantan member tim T yang baru saja mengalami demosi ke academy. Ternyata, masalah yang menghampirinya justru membuat perolehan suaranya meningkat. Masuknya Eve di jajaran undergirls, membuatnya menjadi member academy pertama yang masuk 32 besar.

Pengumuman member undergirls diakhiri dengan disebutnya nama Vanka di urutan ke-17. Itu membuat Vanka menjadi center undergirls. Vanka yang merupakan member senior di tim T merasa bahwa menjadi center undergirls lebih baik daripada berada di baris belakang namun masuk senbatsu.

Main Event: Senbatsu

Pengumuman senbatsu diawali dengan sebuah kejutan lagi. Yaitu masuknya Aby ke dalam jajaran senbatsu. Aby adalah satu-satunya member generasi 5 yang masih berada di JKT48 academy. Rekan-rekannya seperti Diani dan Julie sudah terlebih dahulu naik ke tim. Rupanya hal tersebut memotivasi penggemarnya untuk membantu Aby masuk ke dalam jajaran senbatsu.

Sama dengan pengumuman undergirls, pengumuman senbatsu kembali memanas ketika memasuki 5 besar. Mengenai siapa saja kandidatnya sudah tidak perlu dipertanyakan. Namun bagaimana urutannya yang membuat penggemar penasaran. Satu per satu member 5 besar disebutkan. Mulai dari Aya di peringkat 5, Feni di posisi 4, dan Sinka di nomor 3.

Tibalah acara di puncak. Yaitu pengumuman 2 besar. Pilihan yang tersisa hanya Shani Indira Natio dari Tim KIII dan Cindy Yuvia (Yupi) wakil dari Tim J. Mereka berdua juga yang mendominasi pengumuman tahap 2. Shani selaku tuan rumah sangat berharap bisa mempertahankan mahkota ratu idolanya.

Sedangkan Yupi yang menjadi pesaing beratnya juga berharap bisa merebut takhta ratu idola. Selisih suara di tahap 2 yang hanya 1 suara membuat suasana ballroom semakin tegang, apa pun dapat terjadi di tahap ini. Saat Jeremy Teti selaku pembawa acara hendak menyebut nama pemenang posisi 2, ballroom seakan terbagi menjadi 2 kubu.

Suasana tegang langsung pecah begitu nama Shani Indira Natio disebut. Raung kecewa terdengar dari kubu simpatisan #Shani2Periode, dan sorak bahagia jelas terdengar dari tim #2019GantiCenter yang merupakan pendukung Yupi. Tidak sedikit penonton yang sampai melompat dari kursinya karena euforia yang luar biasa.

Hal lain yang menarik dari pengumuman 2 besar ini adalah pidato dari Yupi selaku pemenang pemilu 2018. Yupi kembali menampar penggemar JKT48 dengan kenyataan bahwa popularitas JKT48 sudah menurun, tidak seperti di awal kemunculan mereka.

Banyak fans lama yang pergi, namun fans baru yang datang tidak banyak. Yupi mengajak fans untuk mengingat momen-momen kebersamaan yang muncul selama fans mendukung idolanya. Sebab, memang banyak fans yang baru bertemu dan berteman ketika mereka mendukung JKT48.

Momen kebersamaan itu yang diharapkan dapat dirajut kembali oleh fans lama dan dapat dirasakan oleh fans baru.

Yupi sang ratu idola baru

Ratu idola baru telah terpilih untuk menggantikan Shani sebagai pemenang Pemilu ala JKT48 edisi 2017. Mengiringi era baru JKT48 yang ingin kembali menjadi idola semua masyarakat. Sang ratu sudah mengeluarkan mandat kepada para penggemar JKT48 agar kembali memberikan dukungan dan membangun kembali kejayaan dari awal.

Wahai kesatria, apakah kalian sanggup memenuhi harapan sang ratu?

(*) Penulis adalah pembaca JawaPos.com yang berhasil lolos dari seleksi kuis Jadi Saksi Pemilu JKT48 Bareng JawaPos.com. Apa yang ditulis berasal dari ide dan kreativitas penulis.

(dim/JPC)

Raih Penghargaan FFB Kedua Kali, Marshanda Dedikasikan untuk Anak

JawaPos.com – Artis cantik Marshanda meraih penghargaan Pemeran Wanita Terpuji Serial Televisi melalui serial Orang Ketiga di Festival Film Bandung (FFB) ke-31. Penghargaan tersebut dia dedikasikan untuk anakanya Sienna Ameera Kasyafani.

Marshanda tak menyangka bisa meraih penghargaan di ajang FFB. Sebab, dia mengaku tidak memiliki target khusus dalam industri hiburan tanah air. Walaupun, perempuan yang akrab disapa Caca ini selalu berusaha total dalam melakukan pekerjaan yang dicintainya.

“Perasaan saya senang banget, bersyukur banget. Aku nggak menyangka akan menang jujur saja. Bahkan, aku nggak berharap akan menang karena takut kecewa. Tidak mengharapkan apa-apa, jadi ini sesuatu hal yang sangat luar biasa,” kata Marshanda saat ditemui di Gedung Sate, Bandung, Sabtu (24/11).

Raih Penghargaan FFB, Marshanda Dedikasikan untuk AnakMarshanda dedikasikan penghargaan FFB untuk putrinya, Sienna. (Siti Fatonah/JawaPos.com)

Sebaliknya, mantan istri Ben Kasyafani ini sempat mengatakan agar dirinya tidak masuk atau mendapat penghargaan FFB. Sebab, dia memberikan kesempatan pada artis muda lainnya untuk memenangkan penghargaan tersebut.

“Mikirnya mending aku jangan menang deh, dan tadi aku nervous banget. Saya dedikasikan untuk anak saya karena dia alasan yang membuat saya merasa orang yang paling kuat, hebat, dan luar biasa yang sebelumnya saya nggak tangkap bisa seperti ini,” ujar Marshanda.

Bagi Marshanda, mendapat penghargaan atau tidak pekerjaan sebagai pekerja seni adalah suatu hobi yang dicintainya. Sehingga, dalam bekerja selalu totalitas juga harus menginspirasi para penggemar maupun khalayak umum.

“Setiap hari aku seneng dan mencintai pekerja ini. Karena tidak semua orang memiliki kesempatan menjalankan pekerjaan yang mereka cintai dan aku dapat kesempatan itu. Jadi dapat atau enggak dapat award itu bukan alasan aku berakting dengan total, pastinya memperbaiki diri untuk menginspirasi banyak orang,” tuturnya.

Penghargaan tersebut merupakan yang kedua kalinya yang diraih Marshanda dari ajang FFB.

(ona/JPC)

Joy Tobing Ungkap Rahasia Agar Suaranya Tetap Merdu

JawaPos.com – Lama tak terdengar di dunia hiburan, Joy Tobing tetap eksis berkarir di dunia musik. Ia masih bernyanyi walau sekarang lebih banyak di belakang layar.

Ketika ditemui dalam sebuah konferensi pers Cerita Cinta Anak Indonesia, di Ciputra Artpreneur Theater, Senin (19/11), Joy Tobing mengaku baru saja merilis single terbarunya berjudul ‘Damainya Cinta’. Single ini telah meluncur ke publik sejak dua bulan lalu. Lagu baru ini merupakan hasil karya ciptaannya yang bercerita tentang semua orang pasti membutuhkan perdamaian untuk saling menolong.

“Lagu ini sekaligus mengobati fans-fans aku yg udah rindu, waktu pertama kan judulnya Karena Cinta, tidak tahu kenapa kalau saya selalu identik dengan cinta,” kata Joy Tobing ketika ditemui di acara tersebut.

Dalam lagu ini suara khas Joy Tobing tak berubah dan masih semerdu dahulu. Ia mengaku memang tak pernah absen untuk berlatih agar suaranya tetap terjaga. Ibu dari satu orang anak ini punya kebiasaan berlatih setiap hari minimal setengah jam sehari.

Dalam menjaga dan berlatih pernafasan, ia juga masih tetap berolahraga terutama treadmill dan berenang.

“Kuncinya latihan, jangan pada saat mau nyanyi baru latihan, karena pita suara kalau dipaksa jadinya malah serak,” tambahnya.

Berlatih setiap hari adalah kunci suksesnya menjaga suara. Berlatih rutin juga membuat pita suara semakin lentur. Untuk menjaga performa tak lupa Ia juga menghindari tidur terlalu malam dan menjaga makanan seperti mengurangi air es dan makanan berminyak.Joy Tobing baru saja merilis single terbaru ‘Damainya Cinta’

(Inr/JPC)

Tiga Permintaan Maaf Shani Jadi Runner Up Pemilu ala JKT48

JawaPos.com – Pemilu yang digelar untuk mencari siapa member yang berhak menyanyikan single ke-20 JKT48 mungkin bisa jadi sangat melelahkan bagi Shani Indira Natio. Bagaimana tidak, perolehan suaranya sempat selisih 1 voting dengan Cindy Yuvia yang memuncaki pemilihan. Namun, Shani akhirnya kalah dengan selisih 20.377 suara.

Sebagai pemenang pemilu edisi 2017, Shani sebenarnya masih menjadi unggulan. Itu dibuktikan dari lonjakan peringkat saat pengumuman sementara tahap pertama ke kedua. Shani yang awalnya peringkat 11 bisa menjadi peringkat 2. Fans masih yakin jika dalam pemilu 48 group yang dalam Bahasa Jepangnya disebut Senbatsu Sousenkyo itu, Shani bisa menjadi pemenang lagi.

Namun, pengumuman di Sleman City Hall, Jogjakarta, Sabtu (17/11) malam berkata lain. Shani harus puas bisa berada di posisi ke-2. Di kota sendiri, Shani gagal mempersembahkan gelar juara. ’’Sedih sih iya, cuma dari awal sudah nyiapin diri untuk menerima. Udah nggak apa-apa kalau tahun ini, nggak center,’’ ujarnya saat press conference, Sabtu malam.

Tiga Permintaan Maaf Shani Jadi Runner Up Pemilu ala JKT48Shani Indira Natio berhasil mengumpulkan 47.717 suara di pemilu untuk single ke-20 JKT48 (DHIMAS GINANJAR/JAWA POS)

Shani mencoba untuk mengambil sisi positifnya. Bahwa dia harus lebih siap lagi ketika Pemilu ala JKT48 itu digelar lagi. Apalagi, saat di atas panggung, usai mendapat plakat peringkat ke-2, Shani mengatakan siap untuk merebut posisi pertama lagi di event serupa pada 2019.

Sebelum menyatakan siap untuk merebut tahta nomor 1 Pemilu ala JKT48, Shani sempat tiga kali mengucapkan maaf kepada penggemarnya. Yang pertama, disampaikan karena dia gagal menang di kota sendiri. ’’Maaf ya, ini di Jogja tapi aku nggak bisa jadi nomor 1,’’ ujarnya.

Ucapan maaf kedua dari Member Tim KIII itu keluar dari mulutnya ketika dia menyinggung soal permintaan agar para fans terus mendukungnya. Katanya, permintaan itu disampaikan karena Senbatsu Sousenkyo begitu berarti untuknya. Bahkan, tanpa event tahunan itu, Shani mengaku bukan siapa-siapa.

’’Maaf kalau misalnya tahun ini aku minta kalian untuk mendukung aku. Aku punya alasanya. Aku ngerasa kalau nggak di Senbatsu Sousenkyo, mungkin aku bukan siapa-siapa. Aku merasa beruntung banget tahun lalu bisa di peringkat satu. Sebab, itu yang bisa mengangkat aku,’’ tutur Shani.

Lebih lanjut Shani menuturkan, bahwa dia bukan member generasi tiga yang terkenal sejak awal. Dia juga bukan member yang langsung punya banyak fans begitu menjadi member JKT48. Jika dia tidak pernah menjadi jawara di Pemilu ala JKT48, Shani khawatir jadi member yang tidak terlihat.

’’Apalagi sekarang bukan center tim, kapten, atau posisi lainnya. Aku berpikir aku (jadi) member biasa. Perlahan-lahan kalian akan lupa sama aku,’’ ucap gadis kelahiran 5 Oktober 1998 itu.

Permintaan maaf ketiga disampaikan Shani karena tidak bisa menyembunyikan kesedihan. Meski, dia juga bersyukur bisa meraih suara tinggi dan berhasil finish di peringkat ke-2. ’’Aku nggak pernah kecewa dengan kalian semua. Tapi, kalau dibilang sedih, ya sedih. Maaf ya. Sedih karena setiap member pasti ingin mempertahankan,’’ tuturnya.

Meski hasil yang diraih Shani belum bisa membuatnya menjadi center, perjuangannya bersama para penggemar patut diacungi jempol. Total 47.654 suara tidak sedikit. Itu hampir menyamai jumlah voting yang didapatnya saat menjadi pemenang pada 2017 yakni 47.717 suara. Tetap semangat, Shani!

(dim/JPC)

Riders Tak Sesuai, Svmmerdoze Batal Buka Konser Charlie Puth

JawaPos.com – Penggemar Svmmerdoze patut kecewa karena unggahan Instagram Story bassist Svmmerdoze, Iqbaal Ramadhan, mengumumkan batalnya penampilan mereka sebagai band pembuka konser Charlie Puth Voicenotes Live In Indonesia. Sebelumnya, Svmmerdoze dan Jaz direncanakan tampil sebagai opening act penyanyi asal Amerika tersebut.

“Dengan ini kami Svmmerdose, dengan berat hati mengumumkan bahwa kami membatalkan performance kami sebagai openic act Charlie Puth Concert karena satu dan lain hal. Terimakasih atas pengertiannya dan sampai bertemu di panggung berikutnya,” tulis Iqbaal di Instagram-nya, Kamis (15/11).

Dikonfirmasi ke manajernya, Omen, batalnya Svmmerdoze sebagai band pembuka terkait riders yang dijanjikan. Riders yang tidak terpenuhi menjadi salah satu alasannya.

got it all – svmmerdose (YouTube/Svmmerdose)

“Iya betul (batal) karena ada riders yang tidak sesuai (seperti) di awal,” kata Omen selaku road manajer Iqbaal saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (15/11).

Hal senada juga dibenarkan oleh Manajer bisnis band Svmmerdoze, Dinda. Dia mengatakan bahwa Svmmerdoze batal tampil karena ada masalah teknis.

“Batal karena satu dan lain hal. Salah satunya permasalahan teknis,” kata Dinda selaku manajer bisnis band Svmmerdoze.

Diketahui, musisi Charlie Puth akan menggelar konser di Indonesia pada 16 November mendatang di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Tangerang. Hingga saat ini, pihak promotor belum bisa dikonfirmasi apakah Jaz menjadi satu-satunya band pembuka.

(yln/JPC)

D’Masiv: Cover Lagu Juga Butuh Etika

JawaPos.com – Belum lama ini, penyanyi dangdut Via Vallen, dan drumer Superman is Dead (SID) Jerinx, terlibat perseteruan terkait lagu Sunset di Tanah Anarki. Via Vallen pun tak tinggal diam dituduh melanggar hak cipta meski akhirnya meminta maaf pada pihak Jerinx melalui akun Instagram-nya @viavallen.

Sebagai rekan sesama musisi, personel band D’Masiv angkat bicara. Mereka memaklumi sikap Jerinx. Karena sebagai musisi, sudah sewajarnya mereka aware pada proses kreatif sendiri.

“Kalau saya melihatnya mungkin lebih ke etika ya, mungkin yang dipermasalahkan adalah udah artis gede tapi nge-cover lagu orang dan mungkin nggak kulonuwun (permisi) sama yang punya. Kalau dia belum (penyanyi) gede mungkin nggak dipermasalahin. Justru karena terkenal itu makanya diangkat karena akan jadi pelajaran juga buat (musisi) yang lain,” kata Rian D’Masiv saat berkunjung ke kantor Jawa Pos, Jakarta, Senin (12/11).

D'Masiv: Cover Lagu Juga Butuh EtikaKlarifikasi Via Vallen perihal tuduhan melanggar hak cipta karena menyanyikan lagu SID. (Instagram/viavallen)

Bukan berarti tak mengizinkan cover lagu, Rian mengatakan, lebih nyaman jika terjalin komunikasi sekadar permisi. Apalagi, sesama musisi harusnya lebih saling memahami cara proses kreatif terjadi.

“Banyak yang cover lagu kita, dibikin koplo juga ada,” lanjut Rian.

“Kita mempermasalahkan ketika menjadi komersial ya. Maksudnya, ketika dia bawakan lagu itu label kita pasti turun (urus masalah royalti). Kalau lagi dalam acara bawa lagu orang, itu penyelenggaranya harusnya yang urus,” timpal Rama sang gitaris.

Rian pun mengatakan bahwa musisi sudah sewajarnya posesif pada karyanya. Alangkah lebih baik jika setiap karya didaftarkan ke lembaga yang berwenang mengurusnya. Demikian juga, sudah seharusnya ada etika khusus saat manggung membawakan lagu milik orang lain.

“Maksudnya kita harus lebih aware lagi sih sama karya kita. Kalau bisa kita daftarkan karya kita ke lembaga yang urus hal cipta, kalau bisa ada publisher juga yang mengelola lagu-lagu kita. Jadi, kalau misalkan kita bikin lagu, lagunya booming, terus kita nggak dapet apa-apa itu salah kita sendiri juga nggak daftarin karya kita,” tutup Rian.

(ce1/yln/JPC)

Aji Mumpung, Titi Kamal Ajak Keluarga Liburan ke Amerika Saat Syuting

JawaPos.com – Syuting di Amerika Serikat dimanfaatkan Titi Kamal untuk berlibur bersama keluarga. Dia memboyong dua anaknya, Juna dan Kai Attar untuk berjalan-jalan di negeri Paman Sam tersebut. Tak lupa, dia mengajak sang ibu.

Sejumlah ikon wisata di Amerika dikunjungi oleh Titi Kamal. Mulai dari air terjun Niaga hingga beberapa museum besar 

“Serunya karena bisa sambil bawa anak sama keluarga juga. Jadi, bisa sambil main pas break syuting. Jalan-jalan ke Niagara Falls, museum dinosaurus, ke aquarium,” kata Titi Kamal saat bertandang ke kantor Jawa Pos, Jakarta, belum lama ini.

Membawa serta dua putranya yang masih kecil, diakui Titi Kamal sedikit merepotkan. Apalagi, Kai belum genap 1 tahun. Oleh karena itu, sejumlah persiapan dilakukan dengan rapih oleh Titi Kamal. Terutama, keperluan dua anaknya.

Namun, Titi ternyata tidak membawa serta baby sitter untuk menjaga dua putranya. Dia menyerahkan pada ibu dan kakaknya untuk membantu dalam menjaga Juna dan Kai.

“Ikut juga (Kai). Lumayan ribet, lumayan heboh karena harus kejar-kejaran ASI juga. Jadi, aku syuting dan ASI juga, jadi gitu aja. Tapi seneng. Nggak bawa baby sitter tapi ada kakak sama mama,” ungkap Titi.

Lebih lanjut, Titi mengaku sebenarnya sedikit cemas membawa Kai terbang jauh. Sebab, waktu itu masih berusia 5 bulan. Beruntungnya, Kai tidak sakit karena perubahan cuaca karena sudah 5 kali divaksin.

Diketahui, Titi Kamal berada di Amerika Serikat selama 10 hari untuk syuting film Hanum & Rangga 

(str/JPC)

Nonton ‘A Man Called Ahok’, Ketua DPRD DKI Sempat Menitikkan Air Mata

JawaPos.com – Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi mengaku sempat menitikkan air mata ketika menyaksikan film A Man Called Ahok. Hal tersebut disampaikannya usai menyaksikan gala premier film garapan Putrama Tuta itu di Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (5/11).

“Terenyuh (nonton filmnya). Sedikit (menitikkan air mata),” katanya.

Prinsipnya, katanya film yang di angkat dari judul buku yang sama karya Rudi Valinka ini menjelaskan bagaimana kepribadian seorang Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sejak dari bawah sekali dan menuntaskan ending-nya di dalam penjara.

Nonton 'A Man Called Ahok', Ketua DPRD DKI Sempat Menitikkan Air MataPoster film A Man Called Ahok (The United Team Of Art)

“Terenyuh juga perjuangan seorang yang menjunjung konstitusi tapi tidak menghasilkan apa-apa. Karena ya, masyarakat Indonesia belum siap untuk permasalahan yang benar,” katanya.

Ia juga memuji akting Daniel Mananta yang memerankan sosok mantan Gubernur DKI Jakarta itu dalam film yang bercerita tentang perjalanan Ahok menjadi seorang politisi itu.

“Hampir sama (dengan Ahok) kalau dilihat-lihat. Lihat yang kecilnya, sama. Sama plek. Gaya-gayanya benerin kacamata itu sama,” ujarnya.

Menurutnya, gestur yang ditampilkan Daniel sebagai mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut sangat mirip dengan aslinya. Terlebih, secara pribadi Prasetio sangat dekat dengan Ahok sehingga mengetahui kebiasaan dan gestur tubuhnya.

Adapun film A Man Called Ahok akan mulai tayang di bioskop secara serentak pada 8 November mendatang. Film ini dibintangi oleh Daniel Mananta yang berperan sebagai Ahok, Chew Kin Wah, Sita Nursanti, Denny Sumargo, Eriska Rein, Eric Febrian, Edward Akbar, Donny Damara, Ferry Salim, dan artis-artis lainnya.

(dmp/JPC)